LOMBOK TIMUR – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian di daerah.
Salah satunya diwujudkan dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani bawang putih di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026).
Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penguatan ketahanan pangan yang dihadiri langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto.
Dukungan alsintan diberikan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong efisiensi pengelolaan lahan pertanian, khususnya komoditas bawang putih yang menjadi salah satu tanaman strategis dalam upaya mewujudkan swasembada pangan.
Adapun bantuan yang disalurkan terdiri atas 90 unit traktor tangan, satu unit traktor roda empat, lima pompa air tenaga surya, 19 pompa air beserta perlengkapannya, serta 17 ton pupuk Phonska Nitroku.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penguatan sektor pertanian harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya melalui perluasan lahan tanam, tetapi juga dengan memastikan petani mendapatkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mempermudah petani dalam mengolah lahan, meningkatkan efisiensi proses budidaya, serta mendorong peningkatan produksi bawang putih di Sembalun.
Sembalun menjadi salah satu wilayah strategis dalam pengembangan komoditas bawang putih di NTB. Dalam kegiatan tersebut juga digelar panen raya bawang putih dari lahan seluas 105 hektare yang melibatkan sembilan kelompok tani dengan total 287 petani.
Dari lahan tersebut, potensi produksi bawang putih diperkirakan mencapai sekitar 1.050 ton.
Selain panen raya, Polri juga melaksanakan penanaman bawang putih secara serentak di 14 wilayah Polda. Total lahan yang ditanami mencapai 279,5 hektare dan tersebar di 59 Polres.
Polda NTB menjadi salah satu wilayah dengan areal penanaman terluas, yakni mencapai 120 hektare dengan potensi produksi sekitar 1.200 ton.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada perluasan lahan, tetapi juga mencakup penyediaan sarana produksi, dukungan pupuk, mekanisasi pertanian, serta pendampingan terhadap kelompok tani.
Melalui langkah tersebut, Polri berupaya membangun ekosistem pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dengan dukungan sarana produksi dan keterlibatan aktif para petani, potensi pertanian di Sembalun diharapkan terus berkembang sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap terwujudnya swasembada bawang putih dan ketahanan pangan Indonesia.[]
