ACEH BESAR – Sebanyak 633 prajurit Tamtama TNI Angkatan Darat resmi dilantik setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Rindam Iskandar Muda, Aceh Besar, Rabu (9/9/2026).
Upacara penutupan pendidikan dipimpin Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigjen TNI Dwi Sasongko, S.E., M.H., yang mewakili Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P.
Sebanyak 633 siswa tersebut telah mengikuti pendidikan selama delapan minggu, terhitung sejak 16 Juli hingga 9 September 2026. Setelah dinyatakan lulus, mereka resmi dilantik menjadi prajurit Tamtama TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada).
“Mewakili Pangdam Iskandar Muda dan pribadi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada 633 prajurit Tamtama TNI AD yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan ini dengan aman dan lancar,” ujar Dwi Sasongko.
Dalam amanat Pangdam IM yang dibacakan Kasdam, ditegaskan bahwa berakhirnya pendidikan pertama bukanlah akhir dari proses pembentukan seorang prajurit, melainkan menjadi awal perjalanan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pendidikan yang telah ditempuh diharapkan membentuk para Tamtama remaja menjadi prajurit yang memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada bangsa dan negara, patuh kepada atasan, loyal dalam menjalankan tugas, serta berani dan bertanggung jawab dengan tetap berpedoman pada hukum dan peraturan yang berlaku.
Para prajurit juga dituntut mampu menempatkan kepentingan tugas di atas kepentingan pribadi, membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjadi teladan melalui sikap, perilaku, dan kehidupan sehari-hari.
Pangdam IM berpesan agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan terus diasah dan dikembangkan sesuai dengan tuntutan tugas di satuan masing-masing.
“Tamtama remaja memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan. Oleh karena itu, teruslah belajar, berlatih, dan tingkatkan kemampuan sebagai bekal dalam menghadapi tuntutan tugas ke depan,” tegasnya.
Dalam Dikmata Infanteri Gelombang II TA 2026, tiga siswa meraih prestasi terbaik berdasarkan hasil penilaian akhir. Gabrel Harjoko Silaban meraih nilai 807,660, disusul Rendy Firton Nababan dengan nilai 807,133, dan Mhd Kevin Haris dengan nilai 797,018.
Prestasi tersebut menjadi gambaran atas kesungguhan para siswa selama mengikuti pendidikan sekaligus diharapkan menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, disiplin, dan semangat belajar.
Pangdam IM turut menyampaikan apresiasi kepada Danrindam Iskandar Muda beserta seluruh staf pengajar, pelatih, dan personel pendukung yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan pendidikan hingga berlangsung dengan baik dan lancar.
Ia juga meminta seluruh rangkaian proses pendidikan dievaluasi secara menyeluruh sebagai bahan penyempurnaan penyelenggaraan pendidikan dan peningkatan kualitas pembentukan prajurit pada masa mendatang.
Upacara penutupan turut dihadiri Irdam Iskandar Muda, Kapok Sahli Pangdam Iskandar Muda, Danrindam Iskandar Muda, Asrendam beserta para Asisten Kasdam Iskandar Muda, para Kabalakdam Iskandar Muda, Dandim 0101/KBA, Bupati Aceh Besar, Kepala SPN Polda Aceh, Kapolres Aceh Besar, jajaran Rindam Iskandar Muda, Camat Darul Imarah, para keuchik, Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda beserta pengurus, keluarga prajurit, serta tamu undangan lainnya.[]
