Pidie – Dalam rangka menumbuhkan rasa cinta tanah air serta memperkuat semangat persatuan dan kesatuan di kalangan generasi muda, Babinsa Koramil 09/Mutiara Kodim 0102/Pidie, Serma Sanusi, melaksanakan kegiatan pembinaan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada para siswa SMK Al-Fitri, Desa Rapana, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang dilaksanakan Babinsa di wilayah binaan, khususnya dalam memberikan pemahaman dan motivasi kepada generasi muda agar memiliki karakter yang kuat, berjiwa nasionalis, serta mampu menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan Wasbang tersebut, Serma Sanusi berinteraksi langsung dengan para siswa dan menyampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan pentingnya wawasan kebangsaan, kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Serma Sanusi menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan masa depan bangsa.
Oleh karena itu, para pelajar perlu dibekali dengan pemahaman kebangsaan sejak dini agar mampu menjadi generasi penerus yang memiliki karakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
“Generasi muda merupakan penerus bangsa. Karena itu, para pelajar harus memiliki semangat belajar, disiplin, bertanggung jawab, serta memahami pentingnya persatuan dan kesatuan. Jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan,” ujar Serma Sanusi.
Ia juga mengajak para siswa untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, menjaga persahabatan, serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan perpecahan merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan yang harmonis.
Selain itu, Serma Sanusi mengingatkan para pelajar agar bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial. Perkembangan teknologi informasi memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan, namun harus digunakan secara bertanggung jawab.
Para siswa diharapkan mampu memilah informasi dengan baik dan tidak mudah percaya maupun menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya.
Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.
Para pelajar juga diharapkan dapat menggunakan media sosial secara positif, menjaga etika dalam berkomunikasi, serta menghindari berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kegiatan Wasbang tersebut berlangsung secara interaktif. Para siswa diberikan kesempatan untuk berkomunikasi dan berdiskusi sehingga materi yang disampaikan dapat dipahami dengan lebih baik.
Kehadiran Babinsa di lingkungan sekolah juga menjadi sarana untuk membangun hubungan yang baik antara TNI dengan dunia pendidikan serta generasi muda.
Serma Sanusi menegaskan bahwa pembinaan terhadap generasi muda tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah dan keluarga, tetapi membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat.
Sinergi antara TNI, sekolah, orang tua, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, positif, dan mendukung perkembangan karakter para pelajar.
Sementara itu, kegiatan Wasbang yang dilaksanakan secara rutin di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membentuk generasi muda yang memiliki rasa nasionalisme, disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat untuk berkontribusi bagi masyarakat serta bangsa dan negara.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 09/Mutiara Kodim 0102/Pidie berkomitmen untuk terus melaksanakan pembinaan teritorial, termasuk memberikan edukasi dan motivasi kepada generasi muda di wilayah binaan.
Hal ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang memiliki wawasan kebangsaan dan karakter yang kuat.
Kegiatan Wawasan Kebangsaan di SMK Al-Fitri Desa Rapana berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh antusiasme.
Diharapkan nilai-nilai kebangsaan yang disampaikan dapat diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu menjadi generasi penerus yang berprestasi, berakhlak, cinta tanah air, serta turut menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.[]
