Pidie — Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Babinsa Koramil 25/Glp. Baro, Kodim 0102/Pidie, melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Glp. Baro, Kabupaten Pidie, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin oleh Pelda Sayed Yusuf, yang memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat membersihkan lahan untuk keperluan pertanian maupun aktivitas lainnya.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial sekaligus langkah preventif untuk meminimalkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Glp. Baro.
Dalam kesempatan tersebut, Pelda Sayed Yusuf mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa kebiasaan membakar lahan secara sembarangan dapat menimbulkan dampak yang luas, terutama apabila api tidak dapat dikendalikan dan merambat ke lahan atau kawasan lainnya.
“Masyarakat kami imbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan. Jika lingkungan terjaga, masyarakat juga yang akan merasakan manfaatnya,” ujar Pelda Sayed Yusuf.
Menurutnya, pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat, tetapi membutuhkan kesadaran dan peran aktif seluruh masyarakat.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya penggunaan api saat membersihkan lahan.
Pelda Sayed Yusuf juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap sumber api di sekitar lingkungan, terutama pada lahan yang memiliki material mudah terbakar.
Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar apabila dipengaruhi kondisi lingkungan dan angin, sehingga berpotensi menyebabkan kebakaran yang sulit dikendalikan.
Selain menyampaikan imbauan, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti tidak membuang bahan yang mudah terbakar sembarangan, tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran.
Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi sarana bagi Babinsa untuk berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat.
Melalui komunikasi yang dilakukan secara berkesinambungan, diharapkan informasi mengenai bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan dapat dipahami dengan baik serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya dapat menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta memberikan dampak terhadap kesehatan dan kualitas udara. Karena itu, upaya pencegahan sejak dini merupakan langkah yang sangat penting untuk dilakukan bersama.
Babinsa Koramil 25/Glp. Baro juga mendorong masyarakat agar mengutamakan cara-cara yang lebih aman dan tidak menggunakan pembakaran terbuka dalam membersihkan lahan.
Apabila masyarakat menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, diharapkan dapat segera berkoordinasi dengan aparat desa maupun aparat terkait agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.
Menurut Pelda Sayed Yusuf, kesadaran masyarakat merupakan kunci utama dalam upaya mencegah terjadinya karhutla.
Dengan adanya kepedulian bersama, potensi kebakaran dapat ditekan sehingga kelestarian lingkungan dan keamanan masyarakat dapat terus terjaga.
“Jangan menunggu sampai terjadi kebakaran baru kita bertindak. Pencegahan jauh lebih penting. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membakar lahan sembarangan dan saling mengingatkan demi keselamatan serta kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan aman dan lancar. Masyarakat yang menerima sosialisasi diharapkan dapat meneruskan informasi tersebut kepada keluarga dan warga lainnya sehingga kesadaran mengenai bahaya pembakaran lahan dapat semakin luas.
Melalui kegiatan ini, Koramil 25/Glp. Baro, Kodim 0102/Pidie, menunjukkan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah binaan.
Dengan sinergi antara TNI, pemerintah setempat dan masyarakat, diharapkan wilayah Kecamatan Glp. Baro dapat terhindar dari kejadian kebakaran hutan dan lahan.
Kesadaran untuk menjaga lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama demi menciptakan wilayah yang aman, sehat, nyaman dan tetap lestari bagi generasi yang akan datang.[]
