SURABAYA – Kiprah kepolisian dalam memperkuat ketahanan pangan mendapat apresiasi. Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K. meraih Ketik Awards 2026 kategori “Polisi Penggerak Swasembada Pangan Jambo Tani Bang Bhabin”.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peringatan HUT ke-4 Ketik.com yang digelar di Mercure Surabaya Grand Mirama, Jawa Timur, Rabu (9/9/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh CEO Ketik, Kiagus Firdaus, dalam acara “The 4th Anniversary Ketik.com” yang dikemas melalui 9.9 Awarding. Ajang tersebut memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki dedikasi, integritas, serta gagasan dan karya nyata bagi pembangunan Indonesia.
Penghargaan bagi Kapolres Aceh Barat menjadi sorotan karena menunjukkan semakin luasnya peran kepolisian dalam kehidupan masyarakat. Selain menjaga keamanan dan ketertiban serta menjalankan tugas penegakan hukum, polisi juga didorong hadir dalam menjawab persoalan ekonomi dan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk ketahanan pangan.
Melalui program Jambo Tani Bang Bhabin, jajaran kepolisian di Aceh Barat berupaya mendekatkan personel dengan petani dan masyarakat desa. Peran polisi tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mendorong kemandirian pangan.
AKBP Agus Sulistianto mengatakan penghargaan tersebut merupakan apresiasi yang harus dijadikan motivasi bagi seluruh personel Polres Aceh Barat untuk terus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya, tetapi untuk seluruh personel Polres dan masyarakat yang bersama-sama mendukung berbagai upaya dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar Agus.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak dapat diwujudkan oleh satu institusi. Diperlukan kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, petani, penyuluh pertanian, dan berbagai elemen masyarakat.
“Kami ingin polisi hadir di tengah masyarakat, bukan hanya ketika ada persoalan keamanan dan penegakan hukum. Polisi juga harus mampu menjadi bagian dari solusi terhadap persoalan masyarakat, termasuk dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” katanya.
Agus menegaskan, berbagai program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat akan terus didorong.
Menurutnya, keberhasilan sebuah institusi tidak semata-mata diukur dari capaian internal, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasakan kehadiran dan manfaat dari apa yang kami lakukan,” ujarnya.
Acara penghargaan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua PWI Pusat Akhmad Munir, sejumlah tokoh nasional dan Asia, kepala daerah, serta para penerima Ketik Awards dari berbagai wilayah di Indonesia.
Ketik Awards 2026 menjadi ajang apresiasi bagi tokoh dari berbagai sektor yang dinilai memberikan kontribusi, gagasan, dan karya nyata bagi kemajuan Indonesia.
Bagi Aceh Barat, penghargaan yang diterima AKBP Agus Sulistianto menjadi bentuk apresiasi atas upaya memperluas kontribusi kepolisian hingga sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pangan dan kesejahteraan petani.[]