TANGERANG — Polsubsektor Terminal 2 Polresta Bandara Soekarno-Hatta melakukan pengamanan keberangkatan jemaah umrah untuk memastikan seluruh rangkaian perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar, Sabtu (12/9/2026).
Kapolsubsektor Terminal 2 Ipda Septian Wahyudi mengatakan, terdapat tiga travel umrah yang memberangkatkan total 106 jemaah pada hari tersebut.
Personel kepolisian melakukan monitoring dan pendataan jemaah serta berkoordinasi dengan petugas maskapai dan pihak ground handling. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kendala, termasuk jemaah tertinggal, kehilangan barang, maupun potensi penipuan.
“Selain pengamanan, anggota juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan stakeholder,” ujar Septian saat memantau proses keberangkatan.
Polisi Ingatkan Jemaah Waspadai Penipuan
Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengingatkan jemaah umrah, keluarga pengantar, dan masyarakat agar tetap waspada selama berada di kawasan bandara.
Jemaah diminta tidak mudah percaya kepada calo atau oknum yang menawarkan jasa percepatan layanan. Seluruh kebutuhan keberangkatan sebaiknya diurus melalui travel resmi.
Polisi juga mengingatkan jemaah untuk menjaga barang pribadi, seperti paspor, tiket, uang, dan perhiasan, serta tidak menitipkannya kepada orang yang tidak dikenal.
Bagi jemaah lanjut usia, keluarga dan rombongan diminta memastikan adanya pendamping agar tidak terpisah selama berada di area bandara.
Jika menemukan hal mencurigakan, kehilangan barang, atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 Polri yang melayani selama 24 jam. Laporan juga dapat disampaikan langsung kepada petugas kepolisian yang berjaga di Terminal 2.
“Kami hadir untuk melayani dan melindungi. Mari sama-sama kita jaga kekhusyukan ibadah dengan menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Septian.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, situasi di Gate 6 Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta terpantau aman, tertib, dan kondusif. Arus penumpang serta kendaraan juga berlangsung ramai namun lancar.[]
