Warga Empang Geger, Pria 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Areal Perkebunan

Editor: Syarkawi author photo

 


SUMBAWA — Warga Desa Empang Atas, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria di areal perkebunan, Selasa (8/9/2026) sore.

Korban diketahui berinisial A (65), warga Dusun Lapangan Karang Irian, Desa Empang Bawah. Jenazah ditemukan dalam kondisi telah mengalami pembusukan.

Kapolsek Empang AKP Abdul Muis Tajudin mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel setelah menerima laporan masyarakat terkait penemuan jenazah tersebut.

Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penanganan awal dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Empang serta perangkat desa.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat, personel langsung kami arahkan ke lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan langkah awal penyelidikan. Kami juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa,” ujar Abdul Muis.

Ia menjelaskan, penemuan jenazah bermula ketika seorang warga sedang mengusir ternak di sekitar areal perkebunan. Sekitar pukul 17.00 Wita, warga tersebut mencium aroma menyengat dari salah satu lokasi.

Penasaran dengan sumber bau tersebut, warga kemudian mencari asal aroma hingga menemukan jenazah. Informasi penemuan itu selanjutnya disampaikan kepada warga lain dan diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Empang.

Mendapat laporan tersebut, personel piket jaga Polsek Empang segera menuju lokasi. Petugas kemudian berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan perangkat desa untuk memastikan proses penanganan berlangsung sesuai prosedur.

“Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung mengamankan area sekitar dan memasang garis polisi. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan untuk membantu mengungkap kronologi penemuan jenazah,” tutur Abdul Muis.

Tim medis bersama kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi tubuh korban telah mengalami pembusukan dan diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 24 jam sebelum ditemukan.

Meski demikian, polisi masih mengumpulkan keterangan dan informasi untuk memastikan rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan.

“Pemeriksaan awal terhadap jenazah telah dilakukan bersama tenaga kesehatan. Selanjutnya, kami tetap mengumpulkan keterangan dan informasi yang diperlukan untuk melengkapi penanganan perkara ini,” kata Abdul Muis.

Polsek Empang memastikan penanganan penemuan jenazah dilakukan sesuai prosedur kepolisian, sekaligus tetap memperhatikan kondisi keluarga korban yang tengah berduka.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini