Khutbah Jumat di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon Angkat Tema Syukur

Editor: Syarkawi author photo

 


LHOKSUKON – Khutbah Jumat di Masjid Agung Baiturrahim Aceh Utara, Lhoksukon, Jumat (2/10/2026), mengangkat tema syukur sebagai bagian dari pelaksanaan imbauan Bupati Aceh Utara Nomor 451/1554 tentang Materi Khutbah Jumat Bulan Oktober 2026.

Khutbah disampaikan Abu Karim dari Cunda, Kota Lhokseumawe, di hadapan jamaah Masjid Agung Baiturrahim. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah senantiasa menjaga hati dan mensyukuri berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT.

Menurut Abu Karim, syukur tidak cukup hanya diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan dengan menggunakan setiap nikmat yang diberikan Allah SWT untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

Ia mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki potensi kebaikan dan keburukan. Karena itu, keimanan dan ketakwaan perlu terus dipelihara melalui ilmu, amal saleh, serta upaya menjauhi berbagai perbuatan dosa.

“Yang berbeda-beda adalah kesibukan kita di dunia, tetapi muaranya adalah jalan kembali kita kepada Allah,” pesan Abu Karim dalam khutbahnya.

Ia menjelaskan, manusia menjalani kehidupan dengan profesi dan kondisi yang berbeda, mulai dari polisi, tentara, pegawai negeri, teknisi, petani, pedagang hingga berbagai pekerjaan lainnya. Perbedaan profesi tersebut bukan ukuran utama kemuliaan seseorang, melainkan bagaimana aktivitas tersebut dijadikan sarana untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Abu Karim juga mengingatkan jamaah agar tidak menjadikan harta, jabatan, kesehatan maupun kenikmatan dunia sebagai tempat bergantungnya hati. Sebab, seluruh nikmat tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Kesehatan dapat berganti dengan sakit, harta dapat berkurang atau hilang, sedangkan jabatan memiliki batas waktu. Karena itu, seorang Muslim dituntut membangun sikap syukur dan tidak menggantungkan kebahagiaan sepenuhnya pada kenikmatan dunia.

Dalam khutbah tersebut, jamaah juga diajak memahami bahwa setiap kondisi kehidupan dapat menjadi jalan memperoleh rida Allah apabila dihadapi dengan iman dan ketakwaan. Orang yang mendapatkan nikmat hendaknya bersyukur, sementara mereka yang menghadapi ujian dituntut bersabar.

Selain bersyukur, jamaah diingatkan untuk menjaga kebersihan hati dari sifat-sifat tercela seperti sombong, iri dan membenci kenikmatan yang diperoleh orang lain.

Di akhir khutbah, jamaah diajak melakukan mujahadah untuk menjaga hati, memperbanyak ilmu dan amal saleh, serta menjadikan seluruh aktivitas kehidupan dunia sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.

Imbauan Bupati Aceh Utara Nomor 451/1554 tersebut ditujukan kepada seluruh Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) se-Aceh Utara serta pimpinan dayah dan pesantren.

Materi khutbah Jumat selama Oktober 2026 disusun dengan tema berbeda setiap pekannya. Setelah tema Syukur pada 2 Oktober, tema berikutnya adalah Sabar pada 9 Oktober, Narkoba pada 16 Oktober, Kenakalan Remaja/HIV AIDS pada 23 Oktober, dan Judi Online pada 30 Oktober 2026.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini