![]() |
| Pimpinan Dayah Az-Zikru Al-Amiriyah, Tgk. Rahmatullah MZ, bersama sejumlah tokoh Gampong Ulee Lueng menyambut tamu pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (10/10/2026). Foto: MC Aceh Besar. |
ACEH BESAR – Ribuan warga menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar di Dayah Az-Zikru Al-Amiriyah, Gampong Ulee Lueng, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan yang dipimpin ulama muda Tgk. Rahmatullah MZ (30) tersebut berlangsung meriah. Warga dari sejumlah gampong di Kemukiman Daroy Jeumpet datang untuk mengikuti kenduri maulid sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Pimpinan Dayah Az-Zikru Al-Amiriyah, Tgk. Rahmatullah MZ, mengatakan peringatan Maulid Nabi merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan pihak dayah.
Namun, pelaksanaan tahun ini memiliki kekhasan tersendiri karena panitia mengundang masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, dari lima gampong di Kemukiman Daroy Jeumpet.
“Maulid ini rutin kita gelar setiap tahun. Namun, tahun ini kami mengundang seluruh warga, laki-laki dan perempuan, dari lima gampong yang ada di Kemukiman Daroy Jeumpet,” ujarnya.
Kelima gampong tersebut adalah Leu Ue, Punie, Ulee Lueng, Ulee Tuy, dan Gue Gajah. Dengan jumlah penduduk dari lima gampong tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 10.000 jiwa, kegiatan ini menjadi momentum berkumpulnya masyarakat dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.
Para tamu undangan hadir secara bergantian di lokasi acara. Mereka disuguhi kenduri dengan menu utama kuah beulangong, kuliner khas Aceh Besar. Suasana keagamaan semakin terasa dengan lantunan zikir maulid yang dibawakan para santri Dayah Az-Zikru Al-Amiriyah.
Tgk. Rahmatullah menjelaskan, seluruh kebutuhan logistik untuk pelaksanaan kenduri maulid tahun ini berasal dari partisipasi dan donasi masyarakat serta sejumlah tokoh yang turut mendukung kegiatan tersebut.
“Semua kebutuhan logistik untuk prosesi maulid hari ini merupakan kontribusi dan partisipasi masyarakat sekitar dayah serta donasi dari para tokoh lainnya,” kata alumni Pesantren Ulee Titi, Kecamatan Ingin Jaya, dan Pesantren Budi Meusara, Lamno, tersebut.
Momentum Meneladani Rasulullah dan Mempererat Silaturahmi
Sementara itu, Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri VE, ST, yang ditemui di lokasi kegiatan, mengatakan peringatan Maulid Nabi di Dayah Az-Zikru Al-Amiriyah bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun hubungan sosial yang harmonis dan memperkuat persaudaraan antarmasyarakat.
“Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW bukan hanya menjadi acara seremonial semata. Kegiatan ini dapat kita maknai sebagai momentum untuk mengenang dan meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW serta melaksanakan ajaran Islam secara kaffah dalam kehidupan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi warga antargampong,” ujar Yusri, purnabakti LPP TVRI Aceh.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak hanya dihadiri masyarakat dari berbagai kalangan, kaum perempuan, dan para santri, tetapi juga ratusan tokoh masyarakat, pejabat, serta ulama dari Aceh Besar.
Kehadiran para tamu tersebut menambah semarak kegiatan yang berlangsung dalam suasana religius dan penuh kebersamaan.
Melalui peringatan maulid ini, pihak dayah dan masyarakat berharap kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin kuat, nilai-nilai keislaman terus diamalkan, serta hubungan silaturahmi antarwarga tetap terjaga.
