BANDA ACEH – Pemerintah
Kota (Pemko) Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh
menunaikan janji pemberian reward
atau penghargaan, berupa bonus ibadah umrah bagi 12 Qari/Qariah Kota Banda
Aceh, yang berhasil meraih Juara I dalam berbagai cabang pada Musabaqah
Tilawatil Quran (MTQ) ke-36 tingkat Provinsi Aceh, yang berlangsung di Simeulue
pada 26 November - 2 Desember 2023 lalu.
Kepala
Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh, Ridwan Ibrahim SAg MPd, melalui
Kepala Bidang (Kabid) Dakwah, Irwanda M Jamil SAg dalam keterangannya
mengatakan, mereka akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Minggu, 21 Juli 2024.
Kemudian, setelah melaksanakan rangkaian ibadah umrah di Makkah dan Madinah,
Arab Saudi, kembali ke Tanah Air, pada Jumat, 2 Agustus 2024.
“Kita
berangkat melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang
Bintang, Aceh Besar ke Kuala Lumpur, Malaysia. Lalu, keesokan harinya dari
Kuala Lumpur langsung ke Jeddah, Arab Saudi. Demikian juga kepulangannya, dari
Jeddah ke Kuala Lumpur, lalu keesokan harinya kembali ke Banda Aceh,” jelas
Irwanda, di Banda Aceh, Jumat (19/07/2024).
Ke-12
Qari/Qariah
yang telah berjaya mengantarkan Kafilah Kota Banda Aceh keluar sebagai Juara
Umum pada MTQ tingkat Provinsi Aceh dan mendapat reward atau bonus ibadah umrah itu masing-masing: Muhammad Al
Ghifari, Muhammad Raja Al Pasya Wijaya, dan Naufal Quraisyi Ambiya, ketiganya
Juara I Cabang Syarhil Putra. Berikutnya, Shafiqah Syafitri, Siti Sarah, dan Chairunnisa,
ketiganya Juara I Cabang Syarhil Putri.
Kemudian,
lanjut Kabid Dakwah DSI Kota Banda Aceh itu, Dolly Isma Indra (Juara I Cabang
Tafsir Bahasa Arab), M Ikram Abdul Aziz (Juara I Cabang Tafsir Bahasa Indonesia),
Misbahul Munawar (Juara I Cabang Tafsir Bahasa Inggris), Najma Sharqia (Juara I
Cabang Tahfidz 30 Juz Tilawah Putri), Khiyarullah (Juara I Cabang Mujawad
Dewasa Putri), dan Hikmatun Nazilah (Juara I Cabang Mujawad Dewasa Putri).
Irwanda
menjelaskan, keberangkatan para qari/qariah tersebut ke Tanah Suci, turut didampingi
oleh mantan Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin SE MSi, Pj Sekda Kota Banda Aceh
Wahyudi SSTP MSi, Kepala DSI Kota Banda Aceh Ridwan Ibrahim SAg MPd, dan
dirinya sendiri (Irwanda M Jamil SAg), Kabid Dakwah DSI Kota Banda Aceh yang
juga sebagai pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK).
Keberangkatan
mereka, sebut Irwanda, sepenuhnya ditangani oleh satu biro travel di Banda
Aceh, yang dinilai sudah berpengalaman dalam urusan pelaksanaan paket
perjalanan wisata, termasuk ibadah umrah dan haji plus. “Sejauh ini, berbagai
persiapan terkait rencana keberangkatan tersebut, sudah beres dan tidak ada
masalah lagi, tinggal berangkat,” ujarnya.
Irwanda menambahkan, para qari/qariah termasuk pendamping yang akan diberangkatkan untuk melaksanakan ibadah umrah itu akan dipeusijuek terlebih dulu dalam satu acara yang berlangsung pada Jumat (19/07/2024) sore, di Mushalla Al-Bayan DSI Kota Banda Aceh. “Semua pegawai DSI, para da’i dan muhtasib kami harapkan berkenan menghadiri acara peusijuek para jamaah umrah ini,” tutupnya.
Prestasi Kebanggaan
Seperti diketahui, sebelumnya Pemko Banda
Aceh telah menyerahkan reward atau penghargaan
berupa dana pembinaan dan paket umrah kepada kafilah MTQ Kota Banda Aceh yang
berhasil meraih Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Aceh ke-36 Tahun 2023 yang
berlangsung di Kabupaten Simeulue, pada 26 November - 2 Desember 2023 lalu.
Reward atau penghargaan tersebut
diserahkan secara simbolis oleh Pj Wali Kota Banda Aceh yang pada saat itu
masih dijabat Amiruddin SE MSi, kepada kafilah MTQ Kota Banda Aceh yang terdiri
dari 55 peserta, 39 ofisial, dan 6 orang pelatih. Prosesi penyerahan reward atau peghargaan yang dirangkai
dengan silaturahmi dan makan malam bersama seluruh kafilah itu berlangsung di
Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Rabu (12/06/2024).
Pj Wali Kota yang waktu itu turut
didampingi Kepala DSI Kota Banda Aceh, Ridwan Ibrahim SAg MPd, dalam
sambutannya kembali mengucapkan selamat kepada Kafilah MTQ Banda Aceh yang
telah berhasil meraih Juara Umum pada ajang bergengsi tersebut. “Prestasi ini
merupakan kebanggaan bagi kita semua. Setelah penantian selama 23 tahun,
akhirnya Piala Bergilir MTQ Aceh kembali ke ibu kota tercinta,” katanya.
Menurutnya, prestasi ini bukan hanya
sekadar kemenangan, tetapi juga semakin meneguhkan Banda Aceh sebagai barometer
penerapan syariat Islam di Aceh. “Insya Allah, dengan keberhasilan ini,
semangat kita untuk menggaungkan syariat dan syiar Islam di bumi Serambi Mekkah
akan semakin berkobar,” ujarnya ketika itu.
Pj Wali Kota Amiruddin pun
menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kafilah
yang telah mengharumkan nama Kota Banda Aceh. “Perjuangan yang sangat luar
biasa dan menjadi inspirasi bagi kita semua. Kemenangan ini adalah hasil kerja
keras, dedikasi, dan semangat juang yang tinggi dari seluruh anggota kafilah,”
katanya.
Sebagai bentuk apresiasi dan
penghargaan dari Pemko Banda Aceh, ujarnya lagi, pihaknya memberikan bonus
berupa dana pembinaan kepada seluruh anggota kafilah. “Selain itu, sebagai
bentuk penghargaan khusus, kami memberikan paket umrah kepada 12 peserta yang
meraih Juara I dalam ajang MTQ Aceh,” ujarnya disambut aplaus hadirin.
Amiruddin berharap, bonus tersebut dapat menjadi motivasi dan dorongan agar kafilah MTQ Banda Aceh terus berprestasi di masa yang akan datang. “Mari kita terus berupaya menjaga dan meningkatkan prestasi dalam bidang keagamaan, sehingga Banda Aceh selalu dikenal sebagai kota yang religius dan berprestasi,” tutupnya. (*)
