Babinsa Koramil 26/Grong-Grong Gelar Sosialisasi Bahaya Judi Online di SMA Negeri 1 Delima

Editor: Syarkawi author photo


Pidie – Babinsa Koramil 26/Grong-Grong, Serma Asnawi, menggelar kegiatan sosialisasi mengenai bahaya judi online kepada siswa SMA Negeri 1 Delima, Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie, pada Jumat (22/11/2024). 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan dampak negatif judi online yang kian marak di kalangan remaja.

Dalam pemaparannya, Serma Asnawi menekankan bahwa judi online merupakan salah satu ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Selain melanggar hukum, judi online juga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi, gangguan psikologis, serta menghambat perkembangan karakter dan prestasi.

“Judi online tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda. Kami berharap melalui sosialisasi ini, para siswa dapat memahami risiko besar yang ditimbulkan dan menjauhinya,” ujar Serma Asnawi.

Kepala SMA Negeri 1 Delima, yang turut hadir mendampingi kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada Babinsa atas perhatiannya terhadap para siswa. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi oleh remaja di era digital.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa Koramil 26/Grong-Grong atas inisiatifnya. Sosialisasi seperti ini penting untuk membekali siswa dengan pengetahuan agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi,” ujar Kepala Sekolah.

Para siswa tampak antusias mengikuti sosialisasi. Mereka tidak hanya mendengarkan dengan serius tetapi juga aktif berdiskusi dan bertanya terkait cara mengenali serta menghindari bahaya judi online. Di akhir kegiatan, Serma Asnawi mengingatkan para siswa untuk selalu berdiskusi dengan guru atau orang tua jika menghadapi permasalahan terkait teknologi atau pergaulan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Babinsa Koramil 26/Grong-Grong untuk mendukung pembinaan generasi muda di wilayah binaan. Diharapkan, melalui sosialisasi ini, para siswa dapat lebih memahami dampak buruk judi online dan menjadikannya sebagai motivasi untuk fokus pada pendidikan dan pengembangan diri.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini