Banjir Kiriman Rendam Empat Desa di Simpang Tiga, Danramil Kerahkan Babinsa Bantu Warga

Editor: Syarkawi author photo


Pidie – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pidie pada Jumat sore  pukul 16.30 WIB hingga tengah malam mengakibatkan sungai meluap,yang memicu banjir kiriman di empat desa di wilayah Kecamatan Simpang Tiga. Sabtu (23/11/2024).

Banjir mulai merendam permukiman pada Sabtu pagi pukul 05.40 WIB, diduga berasal dari aliran air kawasan pegunungan yang turun ke wilayah rendah dekat pantai.

Danramil 07/Simpang Tiga, Letda Inf Saragih, menyebutkan empat desa terdampak adalah Desa Ujong Iampong, Desa Lheue, Desa Cot Jaja, dan Desa Kulam Baro. Ketinggian air di wilayah tersebut berkisar antara 10 hingga 40 sentimeter.

“Meskipun banjir melanda, sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing,” ujar Letda Saragih.

Sebagai respons cepat, Koramil 07/Simpang Tiga langsung mengerahkan personel Babinsa ke lokasi memantau sekaligus  membatu warga yang terdampak banjir. 

Seperti halnya Babinsa Serma Rudana memantau situasi cuaca, membantu warga mengevakuasi barang-barang ke tempat yang lebih tinggi, dan memberikan imbauan agar masyarakat tetap tenang serta waspada terhadap potensi banjir susulan.

“Banjir ini disebabkan oleh kiriman air dari wilayah pegunungan. Posisi geografis desa-desa di sini yang dekat dengan laut juga membuatnya lebih rentan terhadap luapan air,” jelas Serma Rudana di lokasi.

Selain itu, koordinasi dilakukan dengan Muspika dan perangkat desa untuk memastikan langkah penanganan berjalan optimal. Hingga berita ini diturunkan, air mulai surut, dan tidak ada laporan korban jiwa. Namun, pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi curah hujan tinggi yang dapat memperburuk situasi.

Kolaborasi antara aparat Koramil, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak banjir. Pemerintah daerah diharapkan terus memantau situasi dan menyediakan bantuan yang diperlukan bagi warga terdampak.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini