Pidie – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 12/Sakti, Sertu Sumarno, bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sakti, melakukan monitoring dan pemantauan langsung terhadap panen padi di area persawahan warga Gampong Paloh Jeurla, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, pada Minggu (16/02/2025).
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap kebijakan pemerintah yang menetapkan harga jual gabah hasil panen petani sebesar Rp 6.500 per kilogram.
Harga tersebut dinilai tepat dalam meningkatkan kesejahteraan petani, sehingga Babinsa dan PPL turun langsung ke lapangan untuk memastikan kelancaran panen dan mendukung optimalisasi hasil pertanian.
Menurut Sertu Sumarno, monitoring ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara TNI AD, khususnya Koramil 12/Sakti, dengan sektor pertanian dalam rangka pencapaian swasembada pangan.
"Kami terus bersinergi dengan penyuluh pertanian untuk memastikan hasil panen padi dapat terserap secara maksimal dan diarahkan ke Bulog sesuai target yang telah ditetapkan. Dengan demikian, kesejahteraan petani dapat meningkat," ujar Sertu Sumarno.
Dalam kegiatan tersebut, tim menemukan salah satu lahan padi milik warga yang roboh akibat hujan lebat pada malam sebelumnya dan sudah siap untuk dipanen.
Untuk menghindari kerugian lebih lanjut akibat potensi hujan yang kembali turun, Babinsa dan PPL mengimbau pemilik lahan agar segera memanen padi tersebut.
Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran Babinsa dan PPL yang aktif mendampingi mereka di lapangan.
Mereka berharap kerja sama antara TNI dan penyuluh pertanian terus berlanjut guna mendukung produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Kecamatan Sakti.[]
