Pidie –— Dalam upaya mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di wilayah binaannya, Babinsa Koramil 03/Delima Kodim 0102/Pidie, Koptu Jhalinton, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada para pekerja industri rumahan pembuat kerupuk kulit di Desa Krueng Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie,Kamis (19 Juni 2025).
Kegiatan pendampingan ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Darat, khususnya para Babinsa, terhadap perkembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dijalankan oleh warga.
Dengan kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, diharapkan mampu memberikan semangat dan motivasi bagi para pelaku usaha lokal agar terus berkembang dan berinovasi dalam menjalankan kegiatan ekonomi mereka.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Koptu Jhalinton berbaur langsung dengan para pekerja dan pemilik usaha kerupuk kulit. Ia turut membantu dan mengamati proses produksi yang dimulai dari pencucian bahan dasar kulit sapi, perebusan, penjemuran hingga tahap akhir penggorengan yang menghasilkan kerupuk kulit siap jual.
“Usaha pembuatan kerupuk kulit ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi warga, tetapi juga berpotensi menjadi produk unggulan desa yang bisa dipasarkan lebih luas. Kami sebagai Babinsa siap mendampingi dan membantu memfasilitasi bila diperlukan, agar usaha masyarakat seperti ini bisa lebih berkembang,” ujar Koptu Jhalinton.
Selain memberikan pendampingan, Babinsa juga menyampaikan pesan-pesan pembinaan teritorial kepada masyarakat, termasuk pentingnya menjaga kekompakan, kebersihan lingkungan sekitar area produksi, dan semangat gotong royong dalam membangun perekonomian desa.
Pemilik usaha kerupuk kulit di Desa Krueng Reubee, Bapak Abdul Wahid, mengaku senang dan berterima kasih atas kehadiran serta kepedulian Babinsa terhadap usaha kecil milik masyarakat. Ia berharap perhatian seperti ini terus berlanjut karena sangat memotivasi warga untuk lebih semangat dalam bekerja dan berproduksi.
“Kami merasa bangga dan terbantu dengan kehadiran Babinsa yang ikut terlibat dan peduli terhadap usaha kami. Ini menunjukkan bahwa TNI benar-benar dekat dan menyatu dengan rakyat,” ujar Abdul Wahid.
Koramil 03/Delima melalui para Babinsa-nya terus menunjukkan komitmen untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan desa, termasuk sektor ekonomi kerakyatan.
Pendampingan terhadap UMKM seperti ini tidak hanya memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan ketahanan wilayah dari sisi ekonomi.
Dengan sinergi yang terjalin antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan usaha-usaha lokal di wilayah Kecamatan Delima, khususnya di Desa Krueng Reubee, dapat tumbuh dan berkembang lebih pesat, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.[]
