Dukung Ketahanan Pangan, Koramil 12/Sakti, Kodim 0102/Pidie Dampingi Panen Perdana Ikan Lele Sistem Bioflok di Gampong Lhokpanah

Editor: Syarkawi author photo

 


Pidie - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas TNI AD di wilayah, Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie melaksanakan kegiatan pendampingan panen ikan lele dengan sistem bioflok di Gampong Lhokpanah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie.

Kegiatan panen tersebut berlangsung di kolam lele milik warga binaan Koramil 12/Sakti, yakni Sdr. M. Gade (55), seorang petani asal Gampong Lhokpanah. 

Panen kali ini merupakan hasil dari budidaya ikan lele dengan metode bioflok yang dimulai sejak 17 Februari 2025, sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat di sektor pangan alternatif selain pertanian.

Babinsa Koramil 12/Sakti, Serka T. Efendi, hadir secara langsung mendampingi proses panen bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sakti, Sofyan, S.P. Kegiatan ini juga disaksikan oleh sejumlah warga setempat sebagai bentuk edukasi dan motivasi untuk mengembangkan potensi budidaya serupa.

Dalam keterangannya, Serka T. Efendi menyampaikan bahwa Koramil 12/Sakti sangat mengapresiasi semangat dan kreativitas warga dalam mengembangkan budidaya ikan lele melalui sistem kolam bioflok yang lebih efisien dan produktif dibanding sistem konvensional.

“Kami sangat bangga dan mendukung penuh langkah inovatif dari warga binaan seperti yang dilakukan oleh Pak M. Gade. Budidaya lele dengan sistem bioflok ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tapi juga mampu meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat,” ujar Babinsa.

Lebih lanjut dijelaskan, dari tiga kolam bioflok yang dikelola, dua di antaranya telah siap panen, dan pada panen perdana kali ini berhasil diperoleh hasil sebanyak 77 kilogram ikan lele siap konsumsi.

Satu kolam lainnya masih dalam proses pembesaran dan direncanakan akan dipanen dalam waktu dekat.

Metode bioflok sendiri merupakan teknik budidaya perikanan yang menggunakan sistem sirkulasi air tertutup dengan bantuan mikroorganisme untuk mengolah limbah organik, sehingga lebih hemat air, ramah lingkungan, dan dapat memaksimalkan hasil produksi dalam lahan yang terbatas.

Danramil 12/Sakti, dalam keterangannya terpisah, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Melalui sinergi antara Babinsa, PPL, dan masyarakat, kami berharap budidaya seperti ini bisa terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di wilayah Kodim 0102/Pidie,” pungkas Danramil.

Kegiatan panen ini tidak hanya memberikan hasil secara ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. 

Ke depan, Koramil 12/Sakti akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan agar budidaya ikan sistem bioflok ini dapat diperluas dan dimanfaatkan oleh lebih banyak warga.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini