Pidie – Dalam upaya mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang harmonis dengan warga binaannya, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 06/Peukan Baro Kodim 0102/Pidie, Kopda Arief Darmawan, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat Desa Ketapang, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, pada Jumat (25/07/2025) pukul 09.40 WIB.
Kegiatan Komsos ini merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang rutin dilaksanakan oleh Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di lapangan.
Melalui pendekatan dialogis dan penuh kekeluargaan, Kopda Arief menyambangi warga secara langsung untuk mendengarkan aspirasi serta menggali informasi mengenai situasi dan kondisi terkini di lingkungan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kopda Arief Darmawan menyampaikan pesan-pesan pembinaan dan motivasi kepada masyarakat agar terus menjaga semangat gotong royong, memperkuat kerukunan antarwarga, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan.
“Kegiatan Komsos ini bertujuan untuk membina kedekatan antara TNI, khususnya Babinsa, dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, segala permasalahan di desa dapat diketahui lebih awal dan dicari solusi secara bersama-sama,” ujar Kopda Arief.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung berbagai program pemerintah, seperti ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, serta partisipasi dalam menjaga stabilitas wilayah.
Babinsa turut mengimbau kepada warga agar tidak segan menyampaikan informasi apabila ditemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kondusivitas lingkungan.
Warga Desa Ketapang menyambut baik kehadiran Babinsa dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta kepedulian TNI terhadap kehidupan masyarakat di tingkat desa.
Kehadiran Babinsa dinilai mampu menjadi jembatan komunikasi antara warga dan aparat, sekaligus memberikan rasa aman serta dorongan moril dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan Komsos ini, diharapkan terjalin hubungan emosional yang kuat antara TNI dan rakyat, sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI-rakyat sebagai pilar utama pertahanan negara yang berbasis wilayah.[]
