Duta Wisata Aceh Besar Ajak Semua Pihak Jadikan Polemik Bukit Lamreh Momentum Perbaikan Tata Kelola Wisata

Editor: Syarkawi author photo

 

Ketua Ikatan Duta Wisata Aceh Besar, Wandi Hasballah, S.Pd. Foto: Dok. Pribadi

Aceh Besar – Ketua Ikatan Duta Wisata Aceh Besar, Wandi Hasballah, S.Pd, mengajak seluruh pihak untuk menyikapi secara bijak persoalan pungutan liar di kawasan destinasi wisata Bukit Lamreh, Kabupaten Aceh Besar, yang terjadi beberapa waktu lalu.

Wandi menilai, persoalan tersebut sebaiknya tidak dijadikan ajang saling menyalahkan, melainkan momentum evaluasi bersama dalam memperbaiki tata kelola pariwisata agar lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan.

“Kami melihat persoalan yang terjadi di Bukit Lamreh sebagai momentum penting untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Kritik dari masyarakat maupun wisatawan merupakan bentuk kepedulian terhadap kemajuan pariwisata Aceh Besar,” ujar Wandi, Sabtu (20/6/2026).

Ia juga mengajak pemerintah, masyarakat, dan pengelola wisata untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat aspek keamanan pengunjung, serta melengkapi fasilitas pendukung di destinasi wisata.

Menurutnya, duta wisata siap berperan aktif dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah agar semakin baik ke depan.

“Pariwisata yang maju tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga pada tata kelola yang baik, pelayanan profesional, dan transparansi pengelolaan. Semua pihak memiliki tanggung jawab menjaga kepercayaan wisatawan,” katanya.

Wandi menambahkan, masyarakat diharapkan tetap mendukung sektor pariwisata Aceh Besar dan tidak terjebak pada satu persoalan yang dapat mengabaikan potensi wisata lainnya yang ada di daerah tersebut.

“Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai momentum berbenah bersama demi mewujudkan Aceh Besar sebagai destinasi wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan. Kritik adalah cermin perbaikan,” pungkasnya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini