DP3AKB Kota Subulussalam Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Kampong Keluarga Berkualitas

Editor: Syarkawi author photo

 

Subulussalam - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Subulussalam menggelar rapat koordinasi penguatan kampung keluarga berkualitas yang dibuka Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Asrul Assani, bertempat di Aula Bappeda Kota Subulussalam, Jumat (18/7/2025,

Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur lintas sektor antara lain perwakilan PUPR, Kemenag, Diskominfo, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DPMK dan lainnya.

Sebagai narasumber adalah Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Sosial dan Keistimewaan Aceh Bappeda Kota Subulussalam Fauzi Bisriansyah, Kepala Bidang Kelembagaan dan Masyarakat DPMK Subulussalam Rudianto Angkat, kepala Kampong Subulussalam Timur Wahda dan Nur Zikra Hayati Penata KKB Ahli Madya BKKBN perwakilan Aceh.

Kepala  DP3AKB Kota Subulussalam Ira Elviani Cibro mengawali sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua pihak dari lintas instansi diacara ini.

Dikatakannya bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung penyelenggaraan Kampong Keluarga Berkualitas secara terintegrasi di Kota Subulussalam.

Kampong Keluarga Berkualitas adalah program strategis nasional yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah daerah dengan mengedepankan pendekatan pembangunan berbasis keluarga.

Kampong Keluarga Berkualitas merupakan bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Ada empat sasaran utama yang menjadi fokus yaitu penyediaan data kependudukan, perubahan perilaku, peningkatan layanan dasar dan rujukan, serta penataan lingkungan hidup keluarga dan masyarakat, ujar Ira.

Menurutnya melalui forum ini, diharapkan semua pihak turut serta dan berpartisipasi mendorong keterlibatan aktif lintas sektor dalam penguatan kampong keluarga berkualitas, antara lain dengan mengintegrasikan program pembangunan sumber daya manusia berbasis keluarga serta pertukaran informasi dan data antar instansi, pungkasnya.

 “Kolaborasi yang kuat akan menentukan keberhasilan dalam membangun masyarakat yang tangguh, dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil pembangunan,” pungkasnya.

Dalam diskusi, salah seorang peserta mengingatkan agar kendala persoalan ketersediaan anggaran dan support kesejahteraan PNS saat ini perlu disikapi kepala daerah dengan bijak.

“ Tidak kurang orang pintar dan cerdas di Pemko Subulussalam, apabila dukungan itu tak tersedia target capaian yang diharapkan menjadi terganggu, “ katanya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini