Banda Aceh — Kodam Iskandar Muda secara resmi mengumumkan hasil Sidang Pantukhir (Penentuan Akhir) Calon Tamtama Prajurit Karier (PK) Gelombang II TNI AD Tahun Anggaran 2025. Dari 1.998 peserta yang mengikuti tahap akhir di Rindam IM, sebanyak 1.630 orang dinyatakan lulus.
Dari jumlah itu, 1.180 calon prajurit akan menempuh pendidikan kecabangan Infanteri di Rindam IM, sementara 450 lainnya akan mengikuti pendidikan di kecabangan lain di luar Aceh.
Keberagaman latar belakang peserta menjadi catatan positif seleksi kali ini: 778 anak petani, 52 anak nelayan, 133 anak buruh, dan 169 anak yatim berhasil lolos. Hal ini mencerminkan komitmen Kodam IM membuka akses luas bagi seluruh kalangan tanpa diskriminasi sosial.
Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang menjaga integritas dan transparansi selama proses seleksi.
"Seleksi ini dilakukan secara objektif dan akuntabel. Kami mencari calon prajurit yang tak hanya kuat fisik dan akademik, tapi juga bermoral tinggi dan berjiwa pengabdian," tegasnya.
Lebih lanjut, Pangdam menegaskan rekrutmen ini adalah bagian dari kontribusi TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh dan membuka peluang kerja bagi pemuda daerah.
"Menjadi prajurit bukan sekadar soal fisik, tapi soal loyalitas, disiplin, dan komitmen kepada bangsa dan negara. Ini awal dari perjalanan panjang membentuk jati diri sebagai prajurit sejati," tambahnya.
Pengumuman hasil Pantukhir ini sekaligus menegaskan komitmen Kodam IM dalam mencetak prajurit TNI AD masa depan yang tangguh, nasionalis, dan berjiwa kesatria, siap menjaga keutuhan NKRI sekaligus menjadi perekat persatuan bangsa.[]
