Safari Dakwah Daiyyah Kota Banda Aceh di Lamjabat: Muhasabah Diri sebagai Kunci Perbaikan Hidup

Editor: Syarkawi author photo

 


Banda Aceh — Safari Dakwah Daiyyah Kota Banda Aceh kembali digelar pada Jumat, 18 Juli 2025 bertepatan dengan 22 Muharam 1447 H, bertempat di Menasah Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh. 

Kegiatan yang mengusung tema “Muhasabah Diri” ini dihadiri oleh 79 jamaah dan menghadirkan penceramah Ustazah Khamisah.

Dalam tausiyah yang berlangsung selama 60 menit, Ustazah Khamisah mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa melakukan muhasabah, yakni introspeksi dan evaluasi diri atas segala amal perbuatan yang telah dilakukan. 

Menurutnya, muhasabah merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang muslim agar mampu memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan mempererat hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

"Muhasabah diri adalah proses menimbang sejauh mana kita telah menggunakan nikmat yang Allah berikan, baik berupa waktu, usia, rezeki, maupun kesempatan beribadah. Sudahkah kita syukuri dan manfaatkan untuk kebaikan, atau justru kita sia-siakan?" ujar Ustazah Khamisah.

Dalam ceramahnya, ia menjelaskan tiga aspek utama yang perlu menjadi perhatian dalam muhasabah diri, yaitu:

  1. Aspek Ibadah – Mengevaluasi kualitas shalat, puasa, zakat, dan ibadah lainnya. Apakah sudah dilaksanakan dengan benar, ikhlas, dan penuh kesadaran.
  2. Aspek Kehidupan Sosial – Mengkaji kembali sikap dan hubungan dengan keluarga, tetangga, serta masyarakat, apakah sudah berlaku adil, santun, dan tidak menyakiti sesama.
  3. Aspek Pekerjaan, Usia, dan Rezeki – Merenungi bagaimana cara mencari nafkah, apakah sesuai syariat, dan bagaimana memanfaatkan rezeki, waktu, dan usia yang dianugerahkan Allah untuk hal-hal yang bermanfaat.

Ustazah Khamisah juga menguraikan beberapa manfaat muhasabah, di antaranya:

  • Menyadari kekurangan diri agar terus berusaha memperbaikinya.
  • Meningkatkan semangat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.
  • Memperbaiki hubungan sosial, menjauhi perbuatan menyakiti orang lain, serta mempererat ukhuwah.
  • Mendapatkan ridha Allah, karena Allah mencintai hamba yang selalu memperbaiki diri.
  • Meringankan hisab di akhirat, sebab siapa yang sering muhasabah di dunia akan lebih ringan hisabnya kelak.

Sebagai penerapan praktis, Ustazah Khamisah mengajak jamaah untuk rutin merenungi diri setiap malam sebelum tidur, mengevaluasi amal harian, serta meminta maaf kepada orang yang pernah disakiti. 

Di akhir tahun, dianjurkan pula mengevaluasi keseluruhan perjalanan hidup selama setahun dan memperbanyak istighfar serta taubat.

Kegiatan Safari Dakwah ini menjadi sarana penting untuk terus mengingatkan masyarakat agar tidak terlena dengan kehidupan dunia, tetapi selalu mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat. 

Diharapkan, dengan pembiasaan muhasabah, umat Islam menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih bermanfaat bagi sesama.

Safari Dakwah Daiyyah Kota Banda Aceh akan terus dilaksanakan di berbagai gampong sebagai komitmen untuk membina masyarakat melalui dakwah yang mencerahkan dan membangun karakter Islami.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini