Pidie – Dalam rangka mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang harmonis antara TNI dan masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 04/Pidie Kodim 0102/Pidie, Kopda Supriadi, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat di Desa Seukeumbruk, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, pada Jumat (25/07/2025).
Kegiatan Komsos ini merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang rutin dilakukan oleh Babinsa sebagai ujung tombak satuan kewilayahan.
Tujuannya adalah untuk membina hubungan silaturahmi, sekaligus menggali informasi dan mengetahui secara langsung kondisi sosial masyarakat di wilayah binaannya.
Dalam pertemuan yang berlangsung di salah satu warung kopi milik warga tersebut, suasana akrab dan kekeluargaan sangat terasa.
Kopda Supriadi menyampaikan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di desa.
Ia juga mengajak warga untuk senantiasa menjaga kerukunan antarwarga serta meningkatkan semangat gotong royong dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.
"Kegiatan Komsos ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai aparat teritorial untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Melalui komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama menjaga keamanan, menyelesaikan permasalahan di desa, serta membangun wilayah secara bersama," ujar Kopda Supriadi.
Lebih lanjut, Babinsa juga memberikan imbauan agar masyarakat selalu waspada terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, seperti pencurian dan penyalahgunaan narkoba, serta mendorong warga untuk tidak ragu melapor kepada aparat desa atau Babinsa jika mengetahui hal-hal mencurigakan.
Sementara itu, masyarakat Desa Seukeumbruk menyambut baik kegiatan yang dilakukan Babinsa. Salah seorang tokoh pemuda desa menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kedekatan Babinsa dengan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan Babinsa sangat membantu dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Dengan terlaksananya kegiatan Komsos ini, diharapkan hubungan emosional antara TNI dan masyarakat semakin erat, sehingga akan tercipta kemanunggalan yang kokoh sebagai modal utama dalam menjaga keutuhan wilayah serta mendukung program pembangunan nasional di tingkat desa.[]
