Pidie – Upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah terus menjadi perhatian utama jajaran TNI AD, khususnya para Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang berada di garda terdepan dalam mendampingi masyarakat.
Pada Sabtu (06/12/2025), Babinsa Koramil 02/Padang Tiji Kodim 0102/Pidie, Sertu Herman, melaksanakan kegiatan gotong royong penanaman padi bersama masyarakat di Desa Crung, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pendampingan Babinsa dalam rangka mendukung program pertanian nasional yang bertujuan meningkatkan produktivitas pangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan.
Kehadiran Sertu Herman di tengah para petani tidak hanya memberikan dukungan secara fisik, tetapi juga menjadi bentuk motivasi agar masyarakat terus semangat meningkatkan hasil pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama para petani turun langsung ke sawah untuk melakukan proses tanam padi secara serempak.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat masa tanam sehingga hasil panen dapat lebih optimal dan tepat waktu, mengingat kondisi cuaca yang kerap berubah.
Sertu Herman menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan wujud nyata dari komitmen TNI untuk selalu hadir dan membantu masyarakat.
“Gotong royong ini bukan hanya tentang menanam padi, tetapi juga mempererat kebersamaan dan membangun semangat kolektif dalam membangun desa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Koramil 02/Padang Tiji akan terus mendorong dan mendampingi para petani dalam setiap tahapan pertanian, mulai dari persiapan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen.
Hal ini dilakukan agar petani dapat memperoleh hasil panen yang lebih baik dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.
Masyarakat Desa Crung mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selama ini selalu membantu dan memberikan solusi ketika mereka menghadapi kendala dalam proses bertani.
Dengan adanya kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Padang Tiji semakin maju dan mampu memenuhi kebutuhan pangan daerah.
Kegiatan gotong royong tersebut berlangsung dengan penuh kebersamaan dan menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju, mandiri, serta berketahanan pangan.[]
