Gandeng Muhammadiyah, BSI Percepat Distribusi Bantuan untuk Korban Bencana Aceh

Editor: Syarkawi author photo

 


Banda Aceh — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama BSI Maslahat bergerak cepat merespons bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh. 

Untuk mempercepat penyaluran bantuan, BSI menggandeng Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh sebagai mitra distribusi utama.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, kepada Ketua PW Muhammadiyah Aceh, A. Malik Musa, di Kantor PW Muhammadiyah Banda Aceh, Sabtu, 6 Desember 2025. 

Hadir mendampingi, Sekretaris PW Muhammadiyah Aceh, Ichwanul Fitri, serta Bendahara PW Muhammadiyah Aceh, Amiruddin Husein. 

Dari pihak BSI, Anton didampingi SVP Distribution Strategy Gunawan Arief Hartoyo dan RCEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan.

Anton mengatakan kerja sama dengan Muhammadiyah merupakan langkah strategis untuk memastikan bantuan dapat menjangkau daerah terdampak secara cepat dan tepat sasaran. 

“Sinergi ini adalah ikhtiar BSI untuk hadir tidak hanya melalui layanan keuangan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan. Semoga bantuan ini meringankan beban para korban,” ujarnya.

BSI menyalurkan paket sembako, perlengkapan bayi dan lansia, perlengkapan ibadah, serta kebutuhan tanggap darurat lainnya. 

Bantuan tidak hanya bersifat logistik jangka pendek, melainkan juga diproyeksikan mendukung fase pemulihan awal.

Relawan LazisMu akan terlibat dalam distribusi lapangan. Muhammadiyah bahkan mendatangkan relawan tambahan dari Yogyakarta untuk memperkuat tim di Aceh. 

Mereka dijadwalkan mendampingi warga selama tiga bulan, mencakup masa tanggap darurat hingga pemulihan.

Di lapangan, tim BSI Maslahat URO Aceh akan berkoordinasi dengan relawan LazisMu untuk mempercepat penyaluran bantuan dan penanganan psikososial bagi warga terdampak.

Ketua PW Muhammadiyah Aceh, A. Malik Musa, mengapresiasi dukungan BSI. “Dukungan ini menjadi energi tambahan bagi relawan kami. Amanah ini akan kami salurkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

BSI dan BSI Maslahat memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan membuka ruang kolaborasi lanjutan untuk mempercepat pemulihan sosial ekonomi masyarakat Aceh.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini