Isa Alima Serukan Pembentukan “Solidaritas Nusantara” untuk Respons Kebencanaan yang Lebih Kuat

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh — Dari Aceh yang tengah dilanda bencana, pemerhati publik Drs. Isa Alima menyerukan pentingnya membangun gerakan kebersamaan nasional yang ia sebut sebagai Solidaritas Nusantara

Gerakan ini diharapkan menjadi wadah persatuan yang menyatukan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi bencana yang semakin sering terjadi.

Menurut Isa Alima, Indonesia terlalu luas dan kompleks untuk bergerak sendiri-sendiri dalam situasi darurat, Sabtu,  6 Desember 2025.

Bencana, katanya, tidak mengenal batas administrasi, sehingga respons bangsa pun harus melampaui sekat wilayah.

“Jika Sumatera menderita, Pulau Jawa harus ikut merasakan. Jika Kalimantan diguncang, Sulawesi tidak boleh berpaling. Jika Papua berduka, seluruh negeri harus datang sebagai saudara,” ujarnya.

Isa menekankan bahwa solidaritas lintas daerah bukan sekadar nilai moral, tetapi kebutuhan mendesak bagi negara yang rawan bencana. 

Tidak boleh lagi ada wilayah yang menghadapi bencana seorang diri — tanpa logistik, dengan keterlambatan BBM, kelangkaan LPG, atau harga sembako yang melonjak.

Di tengah krisis iklim yang memicu bencana semakin tak terduga, ia menilai Indonesia membutuhkan satu wadah yang mampu menggerakkan kekuatan kolektif seluruh provinsi, dari Aceh hingga Papua.

“Wadah Solidaritas Nusantara ini harus menjadi ruang kebersamaan seluruh anak bangsa — dari Aceh, Padang, Lampung, Jawa, Bali, Kalimantan, NTT, Maluku, hingga Papua — tempat kita bergandeng tangan tanpa membeda-bedakan,” tegasnya.

Isa Alima menilai kebesaran sebuah bangsa tak diukur dari gedung atau kekuasaan, tetapi dari kemampuan rakyatnya saling mengangkat ketika bencana datang. 

Dari Aceh, ia mengirim pesan moral ke seluruh Nusantara: saat satu wilayah terluka, seluruh Indonesia harus hadir merawat.

Seruan itu menutup pesannya dengan nada tegas:
“Saatnya kita membangun SOLIDARITAS NUSANTARA. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi?!”

Isa memastikan bahwa dalam waktu dekat, wadah atau lembaga ini akan segera dibentuk. []

Share:
Komentar

Berita Terkini