Polres Aceh Barat Tegur Pedagang BBM Eceran dan Pangkalan LPG yang Jual di Atas HET

Editor: Syarkawi author photo

 


Meulaboh – Polres Aceh Barat bersama sejumlah instansi terkait menggelar pengawasan penjualan BBM eceran dan LPG subsidi di Kecamatan Meureubo dan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Senin, 8 Desember 2025.

Kegiatan tersebut menyasar kios BBM eceran dan pangkalan LPG 3 kilogram untuk memastikan harga tetap sesuai ketentuan pemerintah.

Pengawasan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu dipimpin Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, AKP Roby Afrizal. 

Tim gabungan terdiri dari Satreskrim, Sat Samapta, Sat Intelkam, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Polisi Wilayatul Hisbah (WH).

Kabag Ops Polres Aceh Barat, Kompol P. Martinus Ketaren, mengatakan langkah ini merupakan upaya menjaga stabilitas harga energi bersubsidi serta mencegah praktik penimbunan atau penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). 

“Kami memberikan edukasi dan teguran kepada pedagang agar tidak menjual di atas harga ketentuan maupun menahan stok. Pengawasan ini untuk memastikan distribusi energi bersubsidi berjalan lancar dan masyarakat tidak dirugikan,” ujar Martinus.

Dari hasil pengecekan, petugas menemukan beberapa kios BBM eceran di Gampong Gampa, Rundeng, dan Meureubo yang menjual di atas harga resmi. 

Para pedagang yang melanggar diberi teguran langsung dan diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran.

Tim juga mendatangi sejumlah pangkalan LPG 3 kilogram. Para pemilik pangkalan diminta menjual sesuai HET, tidak menahan stok, serta tidak menyalurkan gas ke luar wilayah. 

Martinus menegaskan bila ditemukan pelanggaran berulang atau indikasi penimbunan, Polres akan mengambil tindakan hukum.

Selain itu, Sat Samapta dan Sat Intelkam melakukan pengawasan jalur distribusi BBM di sekitar SPBU Jembes dan SPBU Swadaya Manekro untuk memastikan antrean kendaraan tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

Martinus mengatakan keterlibatan banyak unsur menunjukkan sinergi Polres Aceh Barat dalam menjaga stabilitas distribusi energi bersubsidi. 

“Seluruh fungsi bergerak bersama untuk memastikan BBM dan LPG bersubsidi tetap aman, adil, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Kegiatan pengawasan berjalan tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat. Polres Aceh Barat memastikan pemantauan serupa akan terus dilakukan, terutama di wilayah padat aktivitas, guna mencegah pelanggaran dan menjamin ketersediaan energi bagi warga.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini