Salurkan 44 Ton Bantuan, BSI dan BSI Maslahat Dirikan Dapur Umum di Langsa

Editor: Syarkawi author photo

 


Banda Aceh - Senin,  8 Desember 2025 — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama BSI Maslahat dan warga setempat mendirikan dapur umum dan posko kesehatan di Kabupaten Langsa, Aceh, untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

Selain membuka dapur umum, BSI juga memastikan layanan perbankan tetap dapat diakses nasabah. 

Dari 23 kabupaten/kota di Aceh, sebanyak 13 daerah terdampak bencana. Hingga Senin, 8 Desember 2025, BSI telah mengaktifkan kembali layanan operasional di seluruh wilayah terdampak, termasuk di Aceh Tamiang meski belum seluruh kantor cabang dapat beroperasi penuh.

Dari total 145 kantor BSI di Region Aceh, sebanyak 126 kantor telah kembali dibuka. Sementara 19 kantor lainnya masih menunggu kesiapan operasional. 

Per Jumat, 5 Desember 2025, layanan BSI yang sudah aktif meliputi Banda Aceh (50 outlet), Lhokseumawe (40 outlet), dan Meulaboh (36 outlet). Sebanyak 478 dari 920 ATM juga telah kembali berfungsi.

Di Region Medan, seluruh cabang beroperasi normal, dengan 442 dari 488 ATM kembali aktif. Seluruh ATM di Sumatra Barat juga dilaporkan sudah berfungsi 100 persen.

Untuk wilayah paling terdampak seperti Langsa dan Aceh Tamiang, kantor cabang yang sudah aktif antara lain KCP Gampong Jawa dan KC Langsa Kota, serta KC Seumadam dan KCP Sungai Liput di Kuala Simpang.

Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, mengatakan pembersihan dan pemulihan operasional terus dilakukan agar layanan segera pulih sepenuhnya.

“Masih ada 19 cabang yang belum beroperasi dan sedang diupayakan percepatan pembersihan serta penyediaan alternatif layanan,” ujarnya.

Beberapa kantor BSI juga dijadikan pusat kegiatan warga, termasuk penyediaan akses wifi melalui Starlink dan fasilitas pengisian daya telepon seluler.

Wisnu menjelaskan dapur umum mulai aktif pada 6 Desember 2025 sebagai hasil kolaborasi BSI dan BSI Maslahat. Pemilihan Langsa sebagai lokasi dapur umum didasarkan pada kesiapan sarana air bersih dan fasilitas pendukung. 

Dapur umum tersebut menyiapkan 2.000 paket makanan per hari untuk disalurkan ke Aceh Tamiang, Langsa, dan Kuala Simpang.

Hingga 8 Desember 2025, total bantuan yang disalurkan BSI mencapai 44 ton ke tiga provinsi: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan terdiri dari sembako, obat-obatan, perlengkapan kebersihan, pakaian, dan alat komunikasi. BSI juga memperkuat komunikasi darurat dengan menyerahkan 22 unit Starlink dan 12 telepon satelit kepada pemerintah.

Secara terpisah, BSI menambah bantuan senilai Rp 1 miliar melalui Konser 100 Musisi Heal Sumatra di Jakarta pada 7 Desember 2025. BSI berharap dukungan ini dapat mempercepat pemulihan masyarakat di wilayah terdampak bencana.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini