KOTA JANTHO – Wakil Bupati Aceh Besar Drs. H. Syukri A. Jalil menerima secara resmi bantuan kemanusiaan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Besar untuk korban banjir dan longsor di Provinsi Aceh.
Penyerahan berlangsung di Gudang Logistik BPBD Aceh Besar, Kecamatan Sukamakmur, Senin, 8 Desember 2025.
Bantuan berupa donasi tunai tersebut ditujukan bagi warga yang terdampak bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten dan kota di Aceh dalam beberapa pekan terakhir.
Wakil Bupati Syukri menyampaikan apresiasi atas kepedulian keluarga besar Disdikbud Aceh Besar. Ia menilai kontribusi tersebut menjadi bentuk solidaritas nyata dalam membantu percepatan pemulihan.
“Terima kasih Pak Kadis, terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik dan siswa yang telah berpartisipasi. Semoga bantuan ini memberikan manfaat besar bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujar Syukri.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Dr. Agus Jumaidi, S.Pd., M.Pd., melaporkan bahwa total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp158.246.000. Donasi tersebut dihimpun dari keluarga besar Disdikbud, mulai dari kepala sekolah, pengawas sekolah, guru, hingga siswa SD dan SMP di Aceh Besar.
“Ini bentuk keprihatinan kita bersama. Bencana tidak hanya terjadi di Aceh, tetapi juga di Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Karena itu kami mengajak seluruh satuan pendidikan untuk terus peduli dan menggalang dukungan bagi masyarakat yang terdampak,” kata Agus.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Wilayah 1 hingga 5 yang telah bekerja cepat dalam proses pengumpulan donasi.
“Kekompakan ini menunjukkan bahwa sektor pendidikan Aceh Besar tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi juga pada pendidikan karakter dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Agus menambahkan bahwa penyaluran bantuan akan diprioritaskan untuk wilayah tengah Aceh, seperti Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, serta Aceh Tamiang yang masih sangat membutuhkan dukungan.
“Wilayah Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Utara sudah menerima banyak bantuan. Karena itu, kami berharap donasi ini dapat membantu daerah yang masih kekurangan pasokan dan membutuhkan uluran tangan,” tutup Agus.[]
