Aceh Besar – Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo dan Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq menerima apresiasi atas respons cepat dan langkah strategis dalam penanganan bencana di wilayah masing-masing.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Aceh Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 24–25 Februari 2026, di Hotel The Pade, Aceh Besar.
Rapim tersebut merupakan tindak lanjut Rapim TNI-Polri dan Rapim Polri 2026 di tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan Rapim menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan langkah operasional di wilayah hukum Polda Aceh dengan arah kebijakan nasional yang telah ditetapkan pemerintah dan pimpinan Polri.
Menurutnya, forum tersebut difokuskan pada penjabaran arahan Presiden Republik Indonesia saat Rapim TNI-Polri serta arahan Kapolri dalam Rapim Polri 2026, yang kemudian diterjemahkan ke dalam program kerja dan langkah konkret di tingkat kewilayahan.
Dalam rangkaian kegiatan, Kapolda Aceh juga menyerahkan penghargaan kepada personel Polri, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri, serta elemen masyarakat yang berkontribusi aktif dalam penanganan bencana di Aceh.
Penghargaan itu diberikan berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Aceh Nomor 49 Tahun 2026 tertanggal 23 Februari 2026 tentang Pemberian Penghargaan kepada Personel Polri, Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri, dan Elemen Masyarakat yang Berjasa dalam Penanganan Bencana di Provinsi Aceh.
Penyerahan penghargaan dilakukan Kapolda didampingi Wakapolda dan disaksikan Irwasda, pejabat utama Polda Aceh, para kapolres, serta kapolsek jajaran.
Momentum Rapim dinilai strategis untuk memperkuat soliditas, sinergi, dan komitmen kemanusiaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
Sementara itu, Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan pimpinan.
Ia menegaskan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran di wilayahnya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana.
Menurutnya, keberhasilan penanganan bencana tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor dan dukungan masyarakat setempat, sehingga respons cepat di lapangan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.[]
