BANDA ACEH — Perumdam Tirta Daroy mengimbau seluruh pelanggan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian water meter yang dinilai dapat merugikan masyarakat secara langsung.
Dalam keterangan resminya, perusahaan daerah tersebut menyebutkan bahwa kehilangan water meter tidak hanya mengganggu distribusi air bersih, tetapi juga berpotensi menimbulkan beban biaya bagi pelanggan.
Karena itu, masyarakat diminta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan fasilitas tersebut.
Beberapa langkah pencegahan pun disarankan. Pelanggan diminta memastikan area meter air berada dalam kondisi aman, terang, dan tidak tertutup benda asing, sehingga mudah dipantau dan tidak memberi peluang bagi pelaku kejahatan.
Selain itu, penggunaan pengaman tambahan seperti boks pelindung, kunci, atau pelindung berbahan besi sangat dianjurkan untuk meminimalkan risiko pencurian. Upaya ini dinilai efektif sebagai langkah proteksi awal.
Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Pelaporan cepat dinilai penting untuk mencegah tindak kriminal sekaligus mempercepat penanganan oleh petugas.
Tak kalah penting, pemasangan water meter harus dilakukan sesuai standar yang telah ditetapkan agar posisi meter lebih kokoh dan tidak mudah dilepas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sebagai bentuk pelayanan, Perumdam Tirta Daroy membuka akses pengaduan melalui nomor 0811-6789-897. Selain itu, pelanggan juga dapat memperoleh informasi melalui media sosial Instagram resmi @tirtadaroy_bna maupun situs resmi perusahaan.
Melalui imbauan ini, Perumdam Tirta Daroy berharap terjalin kolaborasi yang baik antara pelanggan dan pihak perusahaan dalam menjaga keamanan fasilitas air bersih, sehingga distribusi air di Kota Banda Aceh tetap lancar dan optimal. ()
