![]() |
| Sejumlah Kendaraan melintas di Gerbang Tol Pangkalan Brandan, Sumatera Utara, saat arus balik Lebaran 2026. Foto: (PT Hutama Karya). |
Sumatera – Arus balik Lebaran 2026 di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) menunjukkan lonjakan signifikan. PT Hutama Karya mencatat total trafik harian mencapai 213.826 kendaraan pada Sabtu (28/3/2026), atau meningkat 100,18 persen dibandingkan kondisi normal.
Lonjakan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke kota asal setelah libur Idulfitri, terutama di jalur penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan.
Plt EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode arus balik.
“Peningkatan trafik ini menunjukkan mobilitas masyarakat masih tinggi. Kami terus mengoptimalkan layanan untuk menjaga keamanan, kelancaran, dan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.
Sejumlah ruas tol mencatat peningkatan signifikan, di antaranya Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) sebanyak 26.512 kendaraan atau naik 95,75 persen, serta Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih yang mencapai 30.424 kendaraan atau melonjak 117,07 persen.
Di wilayah Jambi, ruas Tol Betung–Tempino–Jambi dilintasi 12.642 kendaraan atau meningkat 53,09 persen. Sementara Tol Bengkulu–Taba Penanjung mencatat 3.305 kendaraan atau naik 61,69 persen.
Lonjakan juga terjadi di Tol Pekanbaru–Dumai dengan 22.890 kendaraan atau meningkat 42,95 persen. Bahkan, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencatat kenaikan tertinggi hingga 171,23 persen dengan total 16.637 kendaraan.
Di Sumatera Utara, Tol Indrapura–Kisaran dilintasi 19.131 kendaraan atau naik 86,03 persen. Adapun Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat mencatat trafik tertinggi dengan 44.204 kendaraan atau meningkat 117,48 persen.
Sementara itu, Tol Binjai–Langsa (Binjai–Pangkalan Brandan) dilintasi 17.765 kendaraan atau naik 85,73 persen. Ruas Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) mencatat 13.640 kendaraan dengan lonjakan signifikan mencapai 311,71 persen.
Untuk ruas lainnya, Tol Padang–Sicincin mencatat 6.676 kendaraan atau meningkat 101,21 persen.
Selain ruas operasional, Hutama Karya juga mencatat trafik pada ruas tol fungsional yang dibuka selama arus balik. Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) dilintasi 5.402 kendaraan, sedangkan Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) mencapai 6.825 kendaraan.
Hamdani menegaskan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan trafik, seperti peningkatan kesiapan petugas, optimalisasi fasilitas rest area, serta koordinasi dengan instansi terkait.
Ia juga mengimbau pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima.
“Jika lelah, sebaiknya beristirahat di rest area terdekat. Keselamatan adalah prioritas utama,” katanya.
Selain itu, masyarakat dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui kanal resmi perusahaan, termasuk media sosial dan aplikasi HK Toll Apps.
Dengan berbagai langkah tersebut, Hutama Karya optimistis arus balik Lebaran 2026 di JTTS dapat tetap berjalan lancar serta memberikan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan.[]
