![]() |
| Penumpang turun dari KMP BRR saat tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Sabtu (28/3/2026), di tengah meningkatnya arus penyeberangan pasca Idul Fitri menuju Kota Sabang. |
Banda Aceh — Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Ulee Lheue mengalami peningkatan signifikan pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Lonjakan jumlah penumpang, baik yang datang maupun berangkat, terus terjadi dalam beberapa hari terakhir seiring tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu (28/3/2026), suasana pelabuhan tampak lebih ramai dibanding hari biasa. Sejumlah penumpang terlihat turun dari kapal feri KMP BRR yang tiba dari wilayah kepulauan, dengan berbagai tujuan, mulai dari kembali ke kampung halaman hingga melanjutkan perjalanan wisata.
Pihak UPTD Sub Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menyebutkan, tren peningkatan penumpang mulai terlihat sejak H+3 Lebaran atau Selasa (24/3). Lonjakan ini dipicu oleh arus balik pemudik serta tingginya minat masyarakat berwisata ke Sabang yang dikenal sebagai salah satu destinasi favorit di Aceh.
Menurut petugas, pergerakan penumpang didominasi oleh keluarga yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata. Selain itu, wisatawan dari berbagai daerah juga memadati pelabuhan untuk menikmati keindahan alam dan suasana pantai di Sabang.
Meski terjadi lonjakan, operasional pelabuhan tetap berjalan lancar. Pengelola telah mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang dengan menambah frekuensi pelayaran serta memperketat pengawasan guna menjaga keamanan dan kenyamanan.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan jadwal keberangkatan dan datang lebih awal ke pelabuhan untuk menghindari antrean panjang, mengingat tingginya volume penumpang selama arus balik dan libur Lebaran.
Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Pelabuhan Ulee Lheue pun tetap menjadi salah satu simpul vital transportasi laut di Aceh, khususnya pada jalur Banda Aceh–Sabang.[]
