BGN Pantau Dapur SPPG di Pidie Jaya, Percepat Pemulihan Layanan Gizi dan Cegah Data Fiktif

Editor: Syarkawi author photo

 

Kepala Regional Aceh Mustafa Kamal memimpin pemantauan Dapur SPPG di Pidie Jaya, Aceh, pada Jumat (27/3/2026), guna mempercepat pemulihan layanan gizi pascabencana oleh Badan Gizi Nasional Republik Indonesia. Foto: BGN

Pidie Jaya — Badan Gizi Nasional (BGN) terus mengintensifkan upaya pemulihan layanan pemenuhan gizi pascabencana melalui pemantauan langsung operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 27 Maret 2026 itu dipimpin oleh Kepala Regional Aceh, Mustafa Kamal. 

Langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memastikan dapur layanan gizi yang terdampak bencana dapat kembali beroperasi secara optimal.

Dalam kunjungannya, Mustafa Kamal menegaskan bahwa pemantauan tidak hanya berfokus pada percepatan pemulihan, tetapi juga memastikan seluruh unit dapur berfungsi sesuai standar operasional.

“Kami ingin memastikan dapur SPPG tidak hanya aktif secara administratif, tetapi benar-benar berjalan di lapangan dan memenuhi standar operasional,” ujarnya.

Adapun lokasi yang menjadi titik pemantauan adalah SPPG Dayah Mudi Mesra Samalanga yang berada di Desa Asan Kumbang, Kecamatan Bandar Dua. 

Di lokasi ini, tim melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari kondisi infrastruktur hingga kesiapan operasional dapur dalam menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat.

Pemantauan mencakup sejumlah aspek penting, seperti percepatan pemulihan dapur terdampak bencana, survei progres pembangunan infrastruktur pendukung, serta verifikasi faktual untuk memastikan tidak adanya laporan fiktif yang menyimpang dari Standar Operasional Prosedur (SOP) BGN.

Langkah verifikasi ini dinilai krusial dalam menjaga akuntabilitas program pemenuhan gizi nasional, terutama di wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi akibat bencana.

Selain itu, kehadiran langsung tim di lapangan menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan layanan gizi berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan pemantauan intensif tersebut, BGN berharap seluruh dapur SPPG di Aceh, khususnya di Pidie Jaya, dapat segera beroperasi maksimal guna mendukung pemenuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini