BPBD Aceh Besar Imbau Warga Waspadai Karhutla

Editor: Syarkawi author photo

 


KOTA JANTHO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring meningkatnya suhu udara dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil mengatakan kondisi cuaca panas dipicu mulai masuknya musim kemarau, yang ditandai berkurangnya intensitas awan dan meningkatnya paparan sinar matahari.

“Dalam beberapa hari terakhir suhu udara cukup panas karena kita memasuki masa kemarau,” kata Ridwan di Kota Jantho, Jumat, 27 Maret 2026.

Menurut dia, posisi matahari yang berada di sekitar garis khatulistiwa turut menyebabkan peningkatan suhu di sejumlah wilayah, termasuk Aceh Besar, Banda Aceh, dan Sabang. Minimnya pembentukan awan membuat panas terasa lebih menyengat pada siang hari.

BPBD juga memantau munculnya sejumlah titik panas di wilayah Aceh Besar. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu kebakaran lahan apabila tidak diantisipasi.

Karena itu, Ridwan mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran, terutama saat membersihkan lahan atau kebun.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun karena berisiko memicu kebakaran yang meluas,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD bersama petugas pemadam kebakaran menyiagakan personel di sejumlah titik. Sedikitnya 10 pos siaga disiapkan untuk memantau kondisi wilayah dan mempercepat respons jika terjadi kebakaran.

Ridwan mengatakan kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menghadapi potensi bencana selama musim kemarau serta menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini