Halal Bihalal Disdik Aceh, Momentum Perkuat Silaturahmi dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan

Editor: Syarkawi author photo

 

Kadisdik Murthalamuddin mengingatkan ASN untuk memberikan pelayanan terbaik dengan hati dan penuh keikhlasan.(25/3/2026)

BANDA ACEH – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan halal bihalal yang digelar Dinas Pendidikan Aceh usai libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di aula kantor tersebut menjadi momentum bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan kembali semangat kerja.

Kegiatan ini diikuti pejabat eselon III dan IV serta seluruh ASN di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh. 

Selain menandai dimulainya kembali aktivitas kerja, halal bihalal juga dimanfaatkan sebagai ajang refleksi diri dan penguatan kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik di bidang pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, dalam sambutannya mengajak seluruh pegawai memaknai Idulfitri tidak sekadar sebagai perayaan tahunan, tetapi sebagai momentum meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial.

“Idulfitri adalah simbol kemenangan yang harus tercermin dalam sikap dan tindakan, termasuk meningkatkan empati terhadap sesama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa di tengah kebahagiaan yang dirasakan, masih banyak saudara yang hidup dalam keterbatasan dan penderitaan, sehingga nilai kemanusiaan harus terus dijaga dan ditumbuhkan.

Selain itu, Murthalamuddin menyoroti pentingnya solidaritas sosial di Aceh, khususnya dalam mendukung masyarakat yang masih membutuhkan perhatian. Ia menilai peran ASN, terutama di sektor pendidikan, sangat strategis dalam menghadirkan perubahan positif.

Dalam arahannya, ia juga menyinggung sejumlah kendala administratif yang masih kerap terjadi, terutama terkait pelayanan kepada guru dan tenaga kependidikan. Ia menegaskan agar persoalan administrasi tidak menjadi penghambat dalam pemenuhan hak-hak mereka.

“Jangan sampai persoalan administratif menghambat hak seseorang. Kita harus menjadi solusi, bukan menambah beban,” tegasnya.

Ia turut menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, serta kemudahan dalam pelayanan. ASN diminta mengubah pola pikir dalam bekerja dengan mengedepankan pelayanan yang tulus dan tidak mempersulit masyarakat.

“Tugas utama kita adalah melayani. Laksanakan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab,” pesannya.

Murthalamuddin berharap momentum halal bihalal ini dapat memperkuat komitmen ASN dalam meningkatkan disiplin, kinerja, serta kualitas pelayanan pendidikan di Aceh. Menurutnya, pengelolaan pendidikan yang baik akan menentukan masa depan generasi mendatang.

“Jika kita mampu mengelola pendidikan dengan baik, maka kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih cerah bagi generasi Aceh,” tutupnya.

Usai kegiatan, suasana keakraban semakin terasa saat seluruh pegawai saling bersalaman dan bermaaf-maafan, yang dilanjutkan dengan sarapan bersama. 

Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan serta penguatan nilai-nilai kekeluargaan di lingkungan kerja.

Kegiatan halal bihalal ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian, dan profesionalisme ASN dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara di bidang pendidikan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini