BANDUNG — Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, memicu terjadinya bencana tanah longsor di Kampung Panyerwesi, RT 05 RW 03, Desa Sukamulya, Jumat malam (27/3/2026).
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, longsor terjadi di bagian belakang permukiman warga dan berdampak pada sejumlah rumah.
Kapolsek Singajaya Iptu Tatang Sukirman menjelaskan, sedikitnya empat rumah warga terdampak dan terancam longsor, masing-masing milik Aripin (67), Suparman (34), Ijang Muhyiddin (46), dan Sidik (25).
“Longsor terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga kondisi tanah menjadi labil,” ujar Tatang, Sabtu (28/3/2026).
Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat gabungan dari unsur Forkopimcam Singajaya, Polsek, Koramil, BPBD, serta Dinas Sosial langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan kerusakan, serta langkah mitigasi bencana.
Warga yang terdampak telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko longsor susulan.
Hingga saat ini, kerugian materiil masih dalam proses pendataan dan belum dapat dipastikan jumlahnya. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana serupa.[]
