HUT ke-24 BNN, Perkuat Sinergi Berantas Narkoba di Aceh

Editor: Syarkawi author photo

 


ACEH – Memasuki usia ke-24 tahun, Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Indonesia. 

Momentum hari ulang tahun yang diperingati pada 22 Maret 2026 ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang sejak lembaga tersebut berdiri pada 22 Maret 2002.

Di Provinsi Aceh, peringatan HUT BNN ke-24 diwarnai dengan semangat memperkuat sinergi lintas sektor guna mewujudkan masyarakat yang bersih dari narkoba. 

Mengusung tema “Bersama, Kita Wujudkan Generasi Bersinar (Bersih dari Narkoba)”, BNN Provinsi Aceh menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Kepala BNN Provinsi Aceh, Dedy Tabrani, menyampaikan bahwa selama 24 tahun perjalanan BNN, berbagai tantangan telah dihadapi, mulai dari peredaran narkotika lintas negara hingga meningkatnya kasus penyalahgunaan di kalangan generasi muda. 

Meski demikian, berbagai langkah strategis terus dilakukan melalui pendekatan pencegahan, pemberantasan, serta rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan.

Menurutnya, Aceh sebagai wilayah yang berada di jalur perairan internasional memiliki tantangan tersendiri dalam pemberantasan narkoba. 

Kondisi geografis tersebut menjadikan Aceh rawan sebagai pintu masuk peredaran narkotika, sehingga diperlukan penguatan pengawasan serta kerja sama yang intensif antara aparat penegak hukum dan masyarakat.

“Selama 24 tahun ini, BNN terus mengabdi menjaga negeri dari ancaman narkoba. Ini bukan hanya tugas institusi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis dapat menciptakan generasi yang bersinar dan bebas dari narkoba,” ujar Dedy.

Selain penindakan, BNN juga mengedepankan pendekatan preventif melalui edukasi dan sosialisasi, khususnya kepada generasi muda. 

Program penyuluhan di sekolah, kampanye anti-narkoba, hingga pelibatan komunitas lokal menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat.

Di sisi lain, BNN turut mendorong peningkatan layanan rehabilitasi bagi pengguna narkoba agar dapat pulih dan kembali berfungsi secara sosial. 

Pendekatan ini dinilai penting untuk memutus mata rantai penyalahgunaan sekaligus mengurangi stigma terhadap korban.

Peringatan HUT ke-24 ini menjadi momentum untuk memperkuat tekad seluruh jajaran BNN dalam menjalankan tugasnya. 

Dengan dukungan masyarakat dan para pemangku kepentingan, upaya pemberantasan narkoba diharapkan semakin efektif dan berkelanjutan.

Ke depan, BNN berkomitmen untuk terus berinovasi menghadapi dinamika peredaran narkotika yang semakin kompleks, melalui pemanfaatan teknologi, penguatan intelijen, serta kerja sama internasional demi menjaga Indonesia, khususnya Aceh, tetap aman dari ancaman narkoba. (**)

Share:
Komentar

Berita Terkini