ACEH TAMIANG – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang melintasi Sungai Tamiang terus menunjukkan progres signifikan. Proyek yang digagas jajaran Kodam Iskandar Muda tersebut telah mencapai 77,90 persen hingga Jumat (27/3/2026).
Jembatan ini menghubungkan Desa Sekerak Kiri dengan Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, dan diharapkan menjadi akses vital bagi masyarakat, khususnya bagi 893 kepala keluarga yang akan merasakan manfaat langsung.
Dengan panjang 240 meter dan lebar 120 sentimeter, jembatan gantung ini dibangun di atas Sungai Tamiang.
Keberadaannya dinilai strategis karena selama ini akses antarwilayah kerap terkendala, terutama saat cuaca ekstrem atau debit air sungai meningkat.
Sejumlah tahapan konstruksi utama telah rampung. Di antaranya pembersihan lokasi, pemasangan tali poros (boplang), penggalian dan pengecoran lubang deadman, pemasangan anchor, pembentangan seling, hingga pembangunan gapura dan tembokan.
Selain itu, pemasangan gelagar memanjang, besi palang, reling di titik A dan B, serta seling rawaian juga telah selesai.
Sementara itu, beberapa pekerjaan masih dalam tahap penyelesaian, seperti pemasangan papan pijakan yang telah mencapai 60 persen, serta pemasangan plang identitas dan pengecatan yang mencapai 45 persen. Adapun pemasangan ram kawat masih dalam tahap persiapan.
Pada tahap lanjutan, personel di lapangan terus mengerjakan pemasangan rawaian, pemasangan baut pada papan pijakan, pengecoran tembokan landaian di titik B, serta pengecatan.
Seluruh kebutuhan material juga telah tersedia di lokasi dengan capaian distribusi 100 persen.
Pembangunan jembatan ini melibatkan sinergi antara personel TNI dan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pengerjaan sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Dengan progres yang terus meningkat, Jembatan Gantung Perintis Garuda ditargetkan segera rampung dan dapat digunakan.
Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta mendorong peningkatan ekonomi, akses pendidikan, dan layanan kesehatan di wilayah Kecamatan Sekerak dan sekitarnya.[]
