Tangerang - 18 Maret 2026 — PT PLN (Persero) menyiagakan sebanyak 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh Indonesia untuk melayani pemudik pengguna kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada Idulfitri 1447 Hijriah.
Kesiapan tersebut ditinjau langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat mengecek salah satu SPKLU di Rest Area KM 43A, Tangerang, Banten, Senin (16/3).
Peninjauan dilakukan guna memastikan seluruh infrastruktur pengisian daya di jalur strategis beroperasi optimal menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama arus mudik.
“Kami all out memastikan seluruh SPKLU dalam kondisi siap dan prima untuk melayani tingginya animo pemudik EV tahun ini. Dengan jaringan pengisian daya yang semakin luas, pengguna kendaraan listrik kini dapat melakukan perjalanan jarak jauh dengan lebih nyaman,” ujar Darmawan.
Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, penggunaan EV untuk mudik diproyeksikan meningkat signifikan. PLN memperkirakan lebih dari 23 ribu kendaraan listrik akan digunakan masyarakat, naik sekitar 60 persen dibandingkan tahun lalu.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PLN bersama mitra terus memperluas infrastruktur pengisian daya. Saat ini tersedia 4.769 unit SPKLU di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia, meningkat sekitar 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Saat ini rata-rata jarak antar-SPKLU sekitar 22 kilometer. Artinya, pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan,” tambahnya.
Khusus di jalur mudik Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyiapkan 1.681 unit SPKLU di 994 lokasi. Dari jumlah tersebut, 284 unit berada di 99 lokasi ruas tol, sementara 1.203 unit tersebar di 777 lokasi jalur non-tol.
Kesiapan ini didukung lebih dari 5.000 personel siaga yang bertugas memastikan operasional SPKLU berjalan optimal serta memberikan layanan kepada pengguna kendaraan listrik selama periode mudik.
Sebagai langkah antisipasi tambahan, PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU Mobile di sejumlah titik exit tol untuk membantu pengisian daya darurat.
Untuk meningkatkan kenyamanan, PLN menghadirkan fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) dalam aplikasi PLN Mobile. Melalui fitur Trip Planner, pengguna dapat merencanakan perjalanan dan menemukan lokasi SPKLU secara efisien. Selain itu, fitur AntreEV memungkinkan pengguna memantau antrean SPKLU secara real-time.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan fitur Trip Planner dan AntreEV di PLN Mobile agar perjalanan mudik dengan kendaraan listrik dapat direncanakan dengan lebih baik,” kata Darmawan.
PLN juga menghadirkan kemudahan pembayaran melalui layanan EV-TAP. Saat ini, sebanyak 20 unit SPKLU di rest area sepanjang jalur mudik Trans Jawa telah dilengkapi sistem pembayaran menggunakan kartu uang elektronik.
Selain itu, pengguna kendaraan listrik dapat mengakses layanan bantuan melalui aplikasi PLN Mobile maupun hotline WhatsApp 0877-71112-123 yang tersedia 24 jam.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, PLN berkomitmen mendukung kelancaran dan kenyamanan perjalanan mudik pengguna kendaraan listrik di seluruh Indonesia.[]
