Polresta Banda Aceh Kerahkan 500 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran dalam Ops Ketupat Seulawah 2026

Editor: Syarkawi author photo

 


BANDA ACEH – Ratusan personel Polresta Banda Aceh dikerahkan untuk mengamankan arus mudik Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang berlangsung sejak 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Operasi tahunan tersebut menjadi salah satu agenda penting Polri dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang dan setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, khususnya di wilayah hukum (wilkum) Polresta Banda Aceh.

Sekitar 300 personel Polresta Banda Aceh ditugaskan khusus untuk pengamanan arus mudik. Jumlah tersebut akan bertambah hingga sekitar 500 personel apabila digabungkan dengan personel yang bertugas pada pengamanan malam takbiran.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasi Humas Iptu Erfan Gustiar menjelaskan, selain melakukan pengaturan arus kendaraan, operasi ini juga mencakup pengamanan di sejumlah titik vital seperti terminal, bandara, pelabuhan, hingga pusat keramaian.

Beberapa posko pengamanan mudik di wilayah hukum Polresta Banda Aceh antara lain berada di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Pelabuhan Ulee Lheue, Simpang Lambaro, Terminal Bus Batoh, Terminal L300 Lueng Bata, serta kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

“Dengan dukungan ratusan personel, kami berharap perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman,” ujar Iptu Erfan, Jumat (13/3/2026).

Selain itu, pihak kepolisian juga menyiapkan skema pengaturan lalu lintas di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan, seperti lokasi wisata religi, destinasi wisata, serta lapangan terbuka yang biasanya menjadi pusat aktivitas masyarakat saat libur Lebaran. Personel lalu lintas disiagakan untuk mengurai kemacetan apabila terjadi peningkatan volume kendaraan.

Menurutnya, lonjakan perjalanan dan aktivitas liburan saat Lebaran hampir selalu terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Banda Aceh yang merupakan pusat aktivitas ekonomi dan memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.

Sementara itu, Kapolsek Ingin Jaya AKP Fazilullah yang bertugas di Posko Lambaro menyampaikan bahwa personel berjaga selama 24 jam penuh selama arus mudik Lebaran 2026.

Ia menjelaskan, posko tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat beristirahat untuk memulihkan stamina, memperoleh informasi jalur dan rekayasa lalu lintas, serta menggunakan fasilitas MCK atau toilet.

Selain itu, masyarakat yang akan mudik diimbau untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Di antaranya dengan mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan, melepas regulator gas, serta menyalakan lampu di bagian tertentu rumah.

Masyarakat juga diminta melaporkan kepada kepala lingkungan atau Bhabinkamtibmas apabila rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong selama mudik Lebaran.

“Pastikan kondisi fisik sehat dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan mudik. Tinggalkan juga nomor kontak kepada tetangga atau kerabat saat pulang kampung,” pungkasnya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini