JAKARTA — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar di rumah dinas Ketua DPD RI, Sultan B. Najamuddin, pada Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya dalam rangka mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.
Salah satu yang turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah anggota DPD RI asal Aceh, Tgk Ahmada. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kekeluargaan antaranggota DPD RI sekaligus mempererat komunikasi dengan pimpinan lembaga.
Acara buka puasa bersama berlangsung dalam suasana sederhana namun sarat makna. Para tamu undangan disambut langsung oleh Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin di kediaman dinasnya.
Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ajang mempererat tali persaudaraan serta memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan.
Dalam kesempatan tersebut, Sultan B. Najamuddin menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama bukan sekadar tradisi tahunan di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi sarana penting untuk memperkuat kebersamaan dan membangun komunikasi yang lebih harmonis antaranggota DPD RI dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, kebersamaan seperti ini sangat penting untuk menjaga soliditas lembaga serta memperkuat semangat kebangsaan dalam memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat nasional.
Sementara itu, Tgk Ahmada menyambut baik kegiatan yang digelar pimpinan DPD RI tersebut. Ia menilai Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk mempererat ukhuwah, memperkuat silaturahmi, serta meningkatkan rasa kebersamaan di antara para wakil daerah.
Ia juga berharap momentum kebersamaan ini dapat semakin memperkuat komitmen seluruh anggota DPD RI dalam memperjuangkan kepentingan daerah masing-masing, termasuk Aceh, agar terus berkembang dan memperoleh perhatian maksimal dalam kebijakan pembangunan nasional.
Kegiatan buka puasa bersama diawali dengan tausiah singkat mengenai makna Ramadan sebagai bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Tausiah tersebut mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, memperbanyak amal ibadah, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
Menjelang waktu berbuka, para tamu undangan bersama-sama memanjatkan doa agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, serta keberkahan dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.
Saat azan Magrib berkumandang, para undangan kemudian menikmati hidangan berbuka puasa bersama dalam suasana penuh keakraban.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan para anggota DPD RI untuk berdiskusi ringan mengenai berbagai isu pembangunan daerah dan penguatan peran lembaga perwakilan daerah di tingkat nasional.
Acara kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah sebelum para tamu melanjutkan silaturahmi dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. (**)
