AMANAH Latih Talenta Fashion Muda, Perkuat Ekonomi Kreatif Aceh

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh Besar — Pengembangan ekonomi kreatif di Aceh terus didorong melalui pembinaan generasi muda. Yayasan AMANAH mengambil peran strategis dengan menggelar pelatihan menjahit dasar bagi talenta muda guna meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha di sektor fashion.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026, di Gedung AMANAH Ladong, Aceh Besar, ini diikuti oleh 21 peserta yang didominasi generasi usia produktif. 

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan road to relaunching AMANAH yang dijadwalkan pada 23 April mendatang.

Berkolaborasi dengan brand lokal Ija Kroeng, pelatihan ini menghadirkan mentor profesional yang memberikan pembelajaran langsung kepada peserta. 

Materi yang diajarkan meliputi teknik dasar menjahit seperti kampuh sarung, kampuh pipih, pembuatan kantong, hingga pemasangan karet pinggang. Peserta juga diperkenalkan dengan standar industri serta peluang pasar di sektor fashion.

Ketua Yayasan AMANAH, Dr. Syaifullah Muhammad, mengatakan bahwa penguatan ekonomi kreatif harus dimulai dari pembentukan pola pikir generasi muda.

“Generasi muda Aceh perlu memiliki growth mindset dan mentalitas sebagai pebisnis. Dengan keterampilan yang terus diasah serta dukungan lingkungan yang tepat, peluang untuk berkembang akan semakin terbuka. AMANAH hadir sebagai ruang tumbuh untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Sub Sektor Fashion AMANAH yang juga pemilik brand Ija Kroeng, Khairul Fajri Yahya, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang terintegrasi.

“Melalui pelatihan ini, kami mendorong terbentuknya rantai nilai ekonomi kreatif, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, proses produksi, hingga lahirnya wirausaha muda. Peserta tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga memahami arah pengembangan usaha secara konkret,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara lembaga pembinaan dan pelaku industri membuka peluang lahirnya brand lokal baru yang mampu menjadi kekuatan ekonomi daerah.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Khansa Afra Humaira, mengaku memperoleh banyak manfaat dari pelatihan tersebut.

“Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini. Selain mendapatkan keterampilan menjahit, saya juga bisa bertemu dengan teman-teman yang memiliki semangat yang sama. Ini membuka peluang bagi kami untuk meningkatkan pendapatan di bidang fashion,” ungkapnya.

Ke depan, AMANAH berencana mengembangkan program pelatihan yang lebih intensif dengan durasi lebih panjang dan materi yang lebih beragam. 

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat fondasi ekosistem ekonomi kreatif, khususnya pada subsektor fashion.

Dengan dukungan kolaborasi berbagai pihak, ekonomi kreatif di Aceh diharapkan tidak hanya menjadi peluang, tetapi juga menjadi kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini