SABANG — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Ruslan M. Daud, menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Sabang sebagai kawasan strategis paling barat Indonesia.
Dalam kunjungan kerjanya ke Sabang, Selasa (28/4/2026), politisi yang akrab disapa HRD tersebut menyoroti pentingnya perhatian serius pemerintah pusat terhadap pengembangan infrastruktur penunjang konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Kunjungan itu tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi dengan peninjauan langsung ke sejumlah titik strategis.
Salah satunya Pelabuhan Balohan yang dikelola oleh Badan Pengusahaan Kawasan Sabang, yang menjadi pintu utama keluar-masuk barang dan penumpang yang menghubungkan Sabang dengan wilayah lain di Aceh maupun nasional.
Selain itu, HRD juga meninjau ruas jalan Balohan menuju Anoi Itam yang mengalami kerusakan akibat longsor dampak bencana hidrometeorologi.
Kondisi tersebut dinilai mengganggu mobilitas masyarakat serta berpotensi menghambat aktivitas ekonomi jika tidak segera ditangani secara menyeluruh.
Peninjauan juga dilakukan di Pelabuhan CT3 yang tengah disiapkan sebagai terminal multipurpose. Fasilitas ini direncanakan menjadi shorebase kegiatan migas di Blok Andaman serta membuka peluang kerja sama internasional, termasuk dengan India.
Pengembangan pelabuhan tersebut diyakini dapat menjadi penggerak ekonomi baru di kawasan Sabang.
Dalam keterangannya, HRD menegaskan bahwa Sabang memiliki posisi strategis dalam jalur perdagangan internasional sehingga membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai.
“Sabang masih sangat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat, terutama dalam pengembangan infrastruktur. Ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi Sabang sebagai kawasan strategis internasional,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap kebijakan pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Sebagai wakil rakyat, HRD menyatakan komitmennya untuk mengawasi pelaksanaan program pemerintah agar tepat sasaran.
“Saya dituntut untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya di Aceh,” tegasnya.
Lebih lanjut, HRD mendorong sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan langkah strategis pembangunan. Menurutnya, kemajuan Sabang hanya dapat dicapai melalui keselarasan kebijakan dan tanpa ego sektoral.
“Sudah saatnya kita bersama-sama mencari terobosan baru. Pemerintah pusat dan daerah harus sejalan demi kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, HRD menyatakan siap memperjuangkan alokasi anggaran untuk mendukung pengembangan Pelabuhan Bebas Sabang serta mengawal program strategis agar benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Saya siap mengawal dan memastikan setiap program pemerintah pusat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya di Sabang,” pungkasnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi dorongan konkret bagi percepatan pembangunan infrastruktur Sabang agar mampu tumbuh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan barat Indonesia. (**)
