![]() |
| Anggota DPRK Aceh Besar, Apriono, ST, bersama tim PUPR meninjau langsung kondisi jalan penghubung Gampong Leugeu–Lampeuneueun yang direncanakan akan diaspal pada 2027, Minggu (19/4/2026). |
ACEH BESAR – Jalan penghubung Gampong Leugeu dengan Lampeuneueun di Kabupaten Aceh Besar hingga kini masih dalam kondisi memprihatinkan.
Padahal, jalur tersebut merupakan akses vital yang digunakan masyarakat setiap hari untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga sosial.
Setiap pagi, jalan ini dilalui warga yang menuju kebun, mengangkut hasil pertanian, mengantar anak ke sekolah, serta berinteraksi dengan desa tetangga. Namun, kondisi jalan yang belum beraspal kerap menyulitkan mobilitas.
Saat musim hujan, badan jalan berubah menjadi licin dan berlumpur, sehingga rawan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.
Sementara di musim kemarau, debu tebal beterbangan dan mengganggu kenyamanan serta kesehatan warga.
Kondisi tersebut telah berlangsung lama dan menjadi keluhan masyarakat setempat yang terus berharap adanya perbaikan infrastruktur.
Harapan itu mulai mendapat perhatian setelah anggota DPRK Aceh Besar, Apriono, turun langsung meninjau lokasi pada Minggu (19/4/2026).
Peninjauan dilakukan bersama tim konsultan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Aceh Besar sebagai langkah awal perencanaan pembangunan.
Apriono menegaskan pentingnya penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebelum proyek pengaspalan direalisasikan.
Menurutnya, perencanaan yang matang menjadi kunci agar pembangunan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Dengan adanya perencanaan ini, kita berharap pengaspalan jalan penghubung Leugeu–Lampeuneueun dapat direalisasikan sesuai target pada 2027,” ujarnya.
Bagi masyarakat, pembangunan jalan tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan kebutuhan mendesak yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.
Akses yang lebih baik diyakini akan memperlancar distribusi hasil pertanian, menekan biaya transportasi, serta meningkatkan efisiensi waktu tempuh.
Selain itu, akses menuju layanan pendidikan dan kesehatan juga akan semakin mudah, sehingga mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pembangunan jalan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan aktivitas perdagangan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
Masyarakat Gampong Leugeu dan Lampeuneueun kini menaruh harapan besar agar rencana tersebut segera terwujud.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat, mereka optimistis impian memiliki jalan yang layak akan menjadi kenyataan.[]
