Nagan Raya – Mengantisipasi potensi cuaca ekstrem berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Kapolres Nagan Raya mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan lebat disertai angin kencang dalam 10 hari ke depan.
Kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, pohon tumbang, jalan licin, hingga gelombang tinggi di wilayah pesisir.
Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa masyarakat perlu terus memantau perkembangan cuaca serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.
Imbauan ini merupakan langkah preventif guna meminimalisir risiko korban jiwa maupun kerugian material.
“Dalam menghadapi potensi hujan lebat dan angin kencang, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak. Keselamatan merupakan prioritas utama,” ujar Kapolres.
Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat, antara lain:
Mengurangi aktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem
Menghindari berteduh di bawah pohon, baliho, maupun bangunan yang berpotensi roboh
Waspada terhadap jalan licin dan genangan air yang dapat menyebabkan kecelakaan
Nelayan diminta memperhatikan kondisi gelombang sebelum melaut
Segera melaporkan apabila terjadi keadaan darurat
Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis apabila menemukan situasi darurat, seperti banjir, pohon tumbang, atau kejadian lain yang membutuhkan penanganan cepat.
Selain itu, Polres Nagan Raya bersama instansi terkait terus meningkatkan pemantauan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.
Koordinasi dengan pemerintah daerah juga diperkuat guna memastikan respons cepat saat kondisi darurat terjadi.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan sigap menghadapi perubahan cuaca yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.[]
