Pasukan Orange Sigap Bersihkan Kanal, DPRK Banda Aceh Beri Apresiasi dan Ajak Warga Jaga Kebersihan

Editor: Syarkawi author photo

 

Anggota Komisi I DPRK Banda Aceh, Ismawardi, Foto: Humas Dprk Banda Aceh (9/4/2026).

Banda Aceh — Respons cepat pasukan kebersihan Kota Banda Aceh kembali menuai apresiasi. 

Anggota Komisi I DPRK Banda Aceh, Ismawardi, menyampaikan penghargaan kepada petugas yang dikenal sebagai pasukan orange atas kesigapan mereka membersihkan sampah di sejumlah kanal dan aliran sungai.

Aksi pembersihan dilakukan di beberapa titik strategis, seperti Kanal Lampriet di belakang Kantor Gubernur, Krueng Daroy kawasan Lampaseh Aceh, hingga bantaran sungai di Lingkar Kampus, Kopelma Darussalam. 

Upaya ini dinilai penting untuk mencegah genangan air saat hujan akibat saluran yang tersumbat sampah.

“Langkah cepat ini patut kita apresiasi. Dengan kanal yang bersih, risiko genangan saat hujan dapat diminimalisir,” ujar Ismawardi, Kamis (9/4/2026).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak warga untuk lebih disiplin menjaga kebersihan lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan.

Menurutnya, kesadaran kolektif sangat diperlukan agar upaya pemerintah tidak sia-sia. “Kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari kita mulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat,” pesannya.

Ismawardi juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh di bawah kepemimpinan Hamdani.

Ia menilai para petugas telah bekerja maksimal, tidak hanya membersihkan kanal, tetapi juga merawat taman kota, sungai, hingga kawasan pesisir.

“Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga lingkungan. Peran mereka sangat besar bagi kemaslahatan masyarakat,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti penataan ruang publik di Banda Aceh yang semakin baik, termasuk taman kota yang lebih rapi serta pemasangan lampu di berbagai ruas jalan yang membuat wajah kota semakin indah dan nyaman.

Dalam kesempatan tersebut, Ismawardi juga mendorong masyarakat untuk aktif melaporkan kepada DLHK3 jika di wilayah gampong belum tersedia Tempat Pembuangan Sementara (TPS). 

Ketersediaan fasilitas tersebut dinilai penting untuk mencegah masyarakat membuang sampah ke sungai atau laut.

“Jika belum ada TPS, segera laporkan agar dapat difasilitasi. Ini penting untuk mencegah pencemaran dan menjaga kesehatan lingkungan,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan terus diperkuat, sehingga Banda Aceh kembali mampu meraih penghargaan Adipura sebagai kota dengan pengelolaan lingkungan terbaik di tingkat nasional. (**)

Share:
Komentar

Berita Terkini