Peusijuk dan Pelepasan Jemaah Haji Aceh Besar 1447 H, Bupati: Fokus Ibadah, Jaga Kesehatan dan Kekompakan

Editor: Syarkawi author photo

 


Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menggelar prosesi peusijuk (tepung tawar) sekaligus pelepasan jemaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Bustanul Jannah, Gampong Ajuen, Kecamatan Peukan Bada, Selasa (28/4/2026).

Prosesi adat peusijuk dipimpin Ketua MPU Aceh Besar, Tgk. H. Nasruddin Muhammad, didampingi Abu Mekkah serta Imam Masjid Bustanul Jannah Tgk. Muhammad Nur. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Aceh Besar, Wakil Bupati, Sekda, Ketua TP-PKK, unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat kepada para jemaah yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Aceh Besar, kami mengucapkan selamat kepada bapak dan ibu yang mendapat panggilan Allah untuk menunaikan ibadah haji. Ini merupakan nikmat yang luar biasa,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga fisik. Karena itu, jemaah diminta menjaga kesehatan sejak sebelum keberangkatan hingga selama berada di Tanah Suci.

“Ibadah haji membutuhkan energi dan kesiapan yang matang. Jaga kesehatan, pola makan, dan ikuti arahan petugas,” pesannya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan saling membantu antarjemaah selama menjalankan ibadah.

“Jaga kebersamaan, saling menghormati, dan patuhi arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar,” katanya.

Ia juga mengajak jemaah untuk membersihkan hati sebelum berangkat, termasuk saling memaafkan agar ibadah menjadi lebih khusyuk dan bermakna.

“Berangkatlah dengan hati yang bersih, saling memaafkan, agar ibadah kita diterima Allah SWT,” tambahnya.

Menanggapi situasi global, Muharram Idris mengimbau jemaah agar tidak terpengaruh isu internasional dan tetap fokus menjalankan ibadah.

“Tidak perlu khawatir terhadap kondisi global. Fokuslah beribadah dan serahkan semuanya kepada Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Drs. Nanang Syaifuddin, MM, menyampaikan bahwa total rombongan jemaah haji tahun ini berjumlah 561 orang, terdiri dari 535 jemaah dan sekitar 15 petugas.

“Alhamdulillah, jumlah jemaah tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberangkatan jemaah dibagi dalam dua gelombang. Kloter pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada 5 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, disusul kloter berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Nanang juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan disiplin selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kami mengimbau jemaah untuk tidak memaksakan diri dan selalu mengikuti arahan petugas,” tutupnya.

Kegiatan diakhiri dengan prosesi salam-salaman sebagai bentuk saling memaafkan, serta pemberian cendera mata kepada jemaah calon haji yang akan berangkat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini