Aceh Tamiang — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0117/Aceh Tamiang terus menunjukkan progres signifikan.
Berbagai sasaran fisik terus dikerjakan oleh Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat, mulai dari pembukaan badan jalan hingga pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (26/04/2026).
Salah satu fokus utama TMMD kali ini adalah pembukaan jalan yang diharapkan menjadi akses vital bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Hingga saat ini, Satgas TMMD terus mempercepat pekerjaan guna mendukung kelancaran mobilitas warga antar desa.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga.
“Dengan adanya jalan ini, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembukaan akses jalan ini merupakan bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan yang masih terbatas akses transportasinya.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam kegiatan ini. Warga setempat turut berpartisipasi aktif membantu proses pengerjaan, mulai dari pembersihan lahan hingga perataan badan jalan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD.
Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD juga melaksanakan pembangunan RTLH milik warga kurang mampu, salah satunya rumah milik Bapak Markidi di Desa Suka Makmur yang kini memasuki tahap pengecoran pondasi.
Di lokasi, personel Satgas bersama masyarakat bergotong royong melakukan pengecoran untuk memastikan kekuatan struktur bangunan. Tahap ini menjadi bagian penting agar rumah yang dibangun benar-benar layak huni dan tahan lama.
Serda Arifudin selaku kepala tukang pembangunan RTLH menjelaskan bahwa saat ini pekerjaan difokuskan pada pengecoran pondasi sebagai dasar utama bangunan.
“Kami bersama warga terus bekerja sama mulai dari pemasangan pondasi hingga tahap selanjutnya. Kami optimis pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu sehingga rumah ini segera bisa ditempati,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh personel Satgas TMMD bekerja dengan penuh dedikasi demi memberikan hasil terbaik bagi masyarakat penerima manfaat.
Semangat kerja juga tampak dari aktivitas para anggota Satgas yang mengaduk campuran pasir dan semen secara manual untuk pengecoran pondasi. Meski menghadapi kondisi lapangan yang cukup menantang, semangat kerja tetap tinggi berkat kebersamaan dengan masyarakat.
Salah satu anggota Satgas menyebutkan bahwa dukungan warga menjadi motivasi utama dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
“Kami tetap semangat karena bekerja bersama masyarakat. Mereka adalah kekuatan kami. Kebersamaan ini membuat kami terus berenergi hingga program TMMD selesai,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjaga dalam setiap kegiatan pembangunan.
Program TMMD Reguler ke-128 ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat.
Kebersamaan yang terjalin menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.
Dengan percepatan seluruh sasaran fisik, baik pembukaan jalan maupun pembangunan RTLH, diharapkan seluruh target pekerjaan dapat selesai tepat waktu.
Lebih dari itu, hasil pembangunan ini diharapkan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan aksesibilitas, memperlancar perekonomian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Tamiang.[]
