TNI dan Warga Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Aceh Tenggara

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh Tenggara – Personel TNI bersama masyarakat terus mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara. 

Hingga kini, progres pengerjaan jembatan masih terus dikebut oleh jajaran Koramil 0108-03/Badar Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga, Senin (20/4/2026).

Pembangunan jembatan tersebut menjadi langkah strategis dalam membuka keterisolasian wilayah pedesaan serta meningkatkan konektivitas antar desa. Dengan akses yang lebih baik, mobilitas masyarakat diharapkan semakin lancar dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Danramil 0108-03/Badar, Kapten Inf Sadriadi, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam pemerataan pembangunan, khususnya di daerah terpencil.

“Pembangunan jembatan ini tidak hanya sebatas infrastruktur, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat. Akses yang lebih baik akan mempermudah kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini pengerjaan telah memasuki tahap lanjutan yang difokuskan pada pengangkutan material batu serta pengecoran tiang pondasi sebagai penopang utama pemasangan tali sling. 

Tahapan ini dinilai krusial untuk memastikan kekuatan dan keamanan jembatan dalam jangka panjang.

Seluruh proses pembangunan dilakukan secara gotong royong antara Babinsa dan masyarakat Desa Kumbang Jaya. Meski menghadapi keterbatasan peralatan dan kondisi lapangan, semangat kebersamaan tetap terjaga.

Kehadiran Babinsa tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga menjadi motor penggerak yang memberikan motivasi kepada warga, sehingga pembangunan dapat berjalan konsisten dan sesuai target.

Sinergi antara TNI dan masyarakat tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

Warga Desa Kumbang Jaya pun menyambut baik pembangunan jembatan ini. Mereka berharap keberadaan Jembatan Gantung Perintis Garuda dapat mempermudah akses menuju desa tetangga, seperti Desa Gulo dan wilayah sekitarnya.

“Dengan adanya jembatan ini, kami sangat terbantu, terutama untuk membawa hasil pertanian, akses anak-anak ke sekolah, serta kebutuhan berobat,” ujar salah seorang warga.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan dapat selesai tepat waktu. 

Kehadirannya diyakini akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman Aceh Tenggara.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini