Aceh Tenggara – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan terus dilakukan melalui sinergi antara TNI dan masyarakat.
Babinsa Koramil 0108-03/Badar jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara saat ini tengah melaksanakan pemasangan mal pondasi tiang baja dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (16/4/2026).
Pemasangan mal pondasi merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan jembatan, karena berfungsi sebagai dasar utama penopang kekuatan struktur tiang baja.
Pekerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian, mengutamakan aspek keamanan, serta mengikuti perencanaan teknis agar konstruksi kokoh dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh masyarakat.
Di lapangan, Babinsa bersama warga setempat terlihat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah terpencil.
Danposramil Darul Hasanah, Peltu Dedi Cahyadi, menjelaskan bahwa proses pemasangan mal pondasi terus dipacu agar progres pembangunan dapat berjalan sesuai target.
Selain membantu secara langsung, kehadiran Babinsa juga memberikan motivasi kepada masyarakat untuk tetap semangat dan kompak dalam menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.
“Pemasangan mal pondasi ini kami kebut agar pembangunan segera masuk ke tahap berikutnya. Kami juga memastikan seluruh proses berjalan tertib, aman, dan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam meningkatkan infrastruktur pedesaan.
Jembatan ini diharapkan menjadi akses vital yang menghubungkan antar desa maupun kecamatan sehingga mobilitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar.
Percepatan pembangunan ini juga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjaga.
Selain menghadirkan fasilitas fisik, program ini turut mempererat hubungan sosial serta menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses yang lebih mudah, baik untuk mengangkut hasil pertanian, anak-anak menuju sekolah, maupun aktivitas ekonomi lainnya. Ini merupakan solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dengan hadirnya Jembatan Gantung Perintis Garuda, diharapkan distribusi hasil pertanian menjadi lebih efisien, waktu tempuh masyarakat semakin singkat, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah tersebut.
Jembatan ini juga menjadi simbol komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan nasional hingga ke pelosok daerah.
Sementara itu, salah satu warga Desa Kumbang Jaya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, keberadaan jembatan ini sangat dinantikan masyarakat, mengingat selama ini akses yang tersedia masih terbatas, terutama saat musim hujan.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan ini. Selama ini akses kami cukup sulit. Dengan adanya jembatan gantung ini, kami yakin aktivitas sehari-hari akan jauh lebih mudah, terutama dalam membawa hasil pertanian ke pasar dan anak-anak pergi ke sekolah,” ungkapnya.
Melalui kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat, diharapkan pembangunan jembatan ini dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga di Kabupaten Aceh Tenggara.[]
