Bupati Aceh Besar Tinjau Proyek Normalisasi Saluran Bantuan Presiden di Kuta Baro

Editor: Syarkawi author photo

 

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris didampingi Asisten I Setdakab Aceh Besar M. Ali S.Sos., M.Si., Kadis PUPR Aceh Besar Ir. Syahrial Amanullah, ST., serta Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil S.Sos., M.Si., meninjau proyek normalisasi saluran bantuan Presiden RI di Kuta Baro, Kamis (21/5/2026). FOTO/MC ACEH BESAR

KOTA JANTHO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus memperkuat upaya pemulihan infrastruktur pascabencana melalui pemanfaatan bantuan Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk rehabilitasi dan rekonstruksi sarana serta prasarana umum terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Sebagai bagian dari pengawasan pelaksanaan program tersebut, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris meninjau langsung proyek normalisasi saluran pembuangan di Gampong Cot Lamee, Kecamatan Kuta Baro, Kamis (21/5/2026).

Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi Asisten I Setdakab Aceh Besar M. Ali S.Sos., M.Si., Kepala Dinas PUPR Aceh Besar Ir. Syahrial Amanullah, ST., serta Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil S.Sos., M.Si.

Peninjauan dilakukan untuk melihat progres pekerjaan di lapangan sekaligus memastikan proyek yang dibiayai pemerintah pusat tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kabupaten Aceh Besar diketahui menerima bantuan anggaran Presiden melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi untuk mendukung pemulihan berbagai infrastruktur terdampak bencana.

Bantuan tersebut dialokasikan untuk sejumlah program, mulai dari normalisasi saluran pembuangan, perbaikan tebing sungai, rehabilitasi bendungan, perbaikan jembatan gantung, hingga rehabilitasi jalan.

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris mengatakan, bantuan tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus mengurangi risiko dampak bencana di masa mendatang.

“Dana bantuan Presiden ini digunakan untuk menormalisasi saluran pembuangan sebanyak 19 paket, perbaikan tebing sungai tiga paket, rehabilitasi dua bendungan, perbaikan dua jembatan gantung, serta satu paket rehabilitasi jalan,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga bertujuan menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga di sejumlah wilayah Aceh Besar.

Sementara itu, Keuchik Gampong Cot Lamee, Rizal Kamal, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terhadap kebutuhan masyarakat di wilayahnya.

Ia mengungkapkan, saluran pembuangan di kawasan tersebut selama ini mengalami penyumbatan sehingga tidak berfungsi optimal dan kerap menyebabkan banjir saat musim hujan.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap lahan pertanian masyarakat yang beberapa kali mengalami gagal panen akibat genangan air.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bupati Aceh Besar. Selama ini saluran pembuangan yang tersumbat sering menyebabkan banjir dan mengganggu aktivitas pertanian warga. Dengan adanya normalisasi ini, kami berharap petani dapat kembali bertani dengan tenang tanpa khawatir banjir,” ungkapnya.

Normalisasi saluran tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir di kawasan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur dan mendukung produktivitas petani di Aceh Besar.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini